JATENG, (M-RADARNEWS.COM),-            Kabupaten Boyolali mampu mencapai 86,67 persen cakupan masyarakat yang telah tervaksin. Kemudian, lansia yang ada di Kabupaten Boyolali sebesar 68,61 persen juga sudah melakukan vaksinasi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali, Puji Astuti saat memonitoring pelaksanaan vaksinasi dosis kedua yang berlokasi di rumah Anggota DPRD Boyolali, Agung Supardi, Desa Ngesrep, Kecamatan Ngemplak pada Selasa (23/11/2021).

“Semoga kalau memang vaksin tetap lancar seperti ini Desember kita harapkan untuk sudah selesai,” ungkapnya.

Capaian vaksin tersebut akan terus ditingkatkan melalui door to door bagi masyarakat yang telah terjadwal dan untuk lansia serta disabilitas yang belum tersentuh program vaksinasi.

Diungkapkan Agung Supardi, program vaksinasi di wilayahnya merupakan vaksin jenis AstraZeneca yang diberikan kepada 350 warga setempat. Sebelumnya, 750 dosis vaksin jenis SinoVac juga berhasil diberikan ke warga. Agung juga mengapresiasi kinerja tenaga kesehatan beserta tim vaksinasi yang telah bekerja sehingga capaian vaksinasi di Kabupaten Boyolali meningkat.

“Kita selaku anggota Komisi IV, bagaimana cara membantu untuk melancarkan vaksinasi di Kabupaten Boyolali. Ternyata untuk Kabupaten Boyolali sangat luar biasa antusiasnya. Kerjakeras dan kerjasama yang luar biasa,” katanya.

Ditambahkan, pelajar SD, SMP dan SMA berusia 12 tahun keatas di wilayah Kecamatan Ngemplak sudah keseluruhan tervaksin dan telah mengikuti pembelajaran tatap muka meski terbatas.

Sebagai tambahan informasi, di Kabupaten Boyolali masih ada 12 kasus terkonfirmasi Covid-19. Lima diantaranya masih dirawat di berbagai rumah sakit di Kabupaten Boyolali maupun di luar Kabupaten Boyolali, serta tujuh orang melakukan isolasi mandiri di rumah masing masing. (red/hm)

Facebook Comments