JAKARTA, (M-RADARNEWS.COM),-              Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 27 November 2021 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah mencapai 260 orang sembuh per hari. Adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga menembus angka 4,1 juta orang sembuh atau tepatnya 4.103.639 orang (96,4 persen).

Sementara, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, bertambah sebanyak 133 kasus dan totalnya menjadi 8.226 kasus (0,2 persen). Sementara pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah sebanyak 404 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 4.255.672 kasus.

Disamping itu, pasien meninggal juga bertambah lagi sebanyak 11 kasus dan kumulatifnya mencapai 143.807 kasus (3,4 persen). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 287.400 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 5.397 kasus.

Untuk perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 bertambah sebanyak 614.409 orang dengan totalnya sudah melebihi angka 138 juta orang atau 138.119.613 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 561.810 orang dan totalnya meningkat melebihi 93 juta orang atau angka tepatnya 93.666.839 orang. Serta penerima vaksin ke-3 angka kumulatifnya melebihi 1,2 juta orang atau 1.224.061 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.

Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat 5 provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi DKI Jakarta menambahkan 86 orang dan kumulatifnya 849.748 orang, diikuti Jawa Tengah menambahkan 32 orang dan kumulatifnya 454.729 orang, Jawa Barat menambahkan 31 orang dan kumulatifnya 691.903 orang, DI Yogyakarta menambahkan 30 orang dan kumulatifnya 150.921 orang serta Jawa Timur menambahkan 19 orang dan kumulatifnya 369.424 orang.

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di DI Yogyakarta menambahkan 68 kasus dan kumulatifnya 156.707 kasus, diikuti Riau menambahkan 62 kasus dan kumulatifnya 128.780 kasus, DKI Jakarta menambahkan 54 kasus dan kumulatifnya 863.811 kasus, Jawa Tengah menambahkan 48 kasus dan kumulatifnya 486.297 kasus serta Jawa Barat menambahkan 46 kasus dan kumulatifnya 707.674 kasus.

Untuk sebaran kasus aktif per provinsi, angka tertinggi berada di provinsi Papua sebanyak 1.724 kasus, Jawa Tengah sebanyak 1.351 kasus, Jawa Barat sebanyak 1.039 kasus, Lampung sebanyak 570 kasus dan Riau sebanyak 552 kasus.

Selain itu, per hari ini terdapat 6 provinsi yang menambahkan kasus kematian. Yaitu Jawa Tengah menambahkan 3 kasus dan kumulatifnya 30.217 kasus, Jawa Timur menambahkan 3 kasus dan kumulatifnya 29.693 kasus serta Bali menambahkan 2 kasus dan kumulatifnya 4.043 kasus. Sementara 3 provinsi lainnya menambahkan masing-masing 1 kasus diantaranya Jawa Barat dengan kumulatifnya 14.732 kasus, Sulawesi Tengah dengan kumulatifnya 1.602 kasus serta Nusa Tenggara Barat dengan kumulatifnya 815 kasus.

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 53.681.387 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.889.314 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 44.090.858 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 0,20 persen dan positivity rate spesimen mingguan (21 – 27 November 2021) di angka 0,21 persen. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 46 spesimen.

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 192.919 orang dan kumulatifnya 35.954.189 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 31.698.517 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 192.515 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 0,21 persen dan positivity rate orang mingguan (21 – 27 November 2021) di angka 0,20 persen. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.

 

 

Sumber : Tim Komunikasi Komite Penanganan Covid-19 dan PEN

Facebook Comments