M-RADARNEWS.COM, JATIM – Arus balik Lebaran 2026, di wilayah KAI Daop 8 Surabaya, masih menunjukkan lonjakan signifikan. Puluhan ribu penumpang tercatat terus bergerak setiap hari, sementara KAI Daop 8 menyiapkan sejumlah program diskon untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket.
Data sementara hingga Kamis (26/03/2026) pukul 10.00 WIB mencatat, jumlah pelanggan kereta api di Daop 8 diproyeksikan mencapai 48.816 orang. Dari jumlah itu, 28.973 penumpang merupakan kedatangan dan 19.843 penumpang merupakan keberangkatan. Angka tersebut diperkirakan masih bertambah hingga malam hari.
Kepadatan penumpang juga terjadi di beberapa stasiun utama, seperti Stasiun Surabaya Gubeng menjadi yang tersibuk dengan 14.251 pelanggan, disusul Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 13.327 pelanggan, serta Stasiun Malang dengan 7.304 pelanggan.
Secara kumulatif, selama masa Angkutan Lebaran 11–26 Maret 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani 741.509 pelanggan, terdiri dari 385.257 penumpang berangkat dan 356.252 penumpang datang.
Hingga kini, total penjualan tiket KA jarak jauh mencapai 471.165 tiket atau sekitar 84 persen dari kapasitas 561.528 tempat duduk yang disediakan untuk periode 11 Maret–1 April 2026.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan, meski puncak arus balik terjadi pada 24 Maret 2026, minat masyarakat menggunakan kereta api tetap tinggi.
“Arus balik masih berlangsung cukup tinggi. Namun masyarakat tidak perlu khawatir karena kami masih menyediakan tiket melalui sejumlah program promo, seperti tarif parsial Tabur Berkah Hari Raya serta diskon 30 persen untuk KA Ekonomi Komersial,” ujarnya.
Program diskon 30 persen untuk KA Ekonomi Komersial berlaku pada periode 14-29 Maret 2026. Di wilayah Daop 8 Surabaya, tersedia 188.288 tiket diskon, dengan realisasi penjualan 147.392 tiket atau sekitar 78 persen. Masih tersisa sekitar 40 ribu tiket yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Selain itu, KAI Daop 8 juga menghadirkan program “Tabur Berkah Hari Raya”, berupa tarif parsial untuk perjalanan jarak jauh tujuan Yogyakarta dan Semarang. Program ini berlaku untuk keberangkatan 22-30 Maret 2026 dengan total 21.411 kursi kelas eksekutif. Saat ini, sekitar 9 ribu tiket promo masih tersedia.
KAI Daop 8 mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk datang lebih awal ke stasiun untuk menghindari risiko tertinggal kereta. Penumpang juga disarankan mempertimbangkan alternatif jadwal, rute perjalanan, serta memanfaatkan opsi connecting train.
Mahendro menegaskan komitmen KAI dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pelanggan selama masa angkutan Lebaran.
“Kami memastikan seluruh layanan berjalan optimal. Kami mengajak masyarakat segera memanfaatkan sisa tiket promo sebelum kehabisan,” pungkasnya. (znr/jnr/kmf)

