Site icon www.m-radarnews.com

Dua Guru Difabel Jadi Inspirasi di Pelantikan 598 ASN, Sekda Jateng Tekankan Integritas dan Keteladanan

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno melantik sebanyak 598 ASN yang terdiri atas 223 kepala sekolah, 345 PPPK, 28 pejabat fungsional, serta dua kepala OPD di Grhadika Bhakti Praja, Semarang, Senin (10/11/2025). (Foto: dok/kmf)

M-RADARNEWS.COM, JATENG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno melantik sebanyak 598 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri atas 223 kepala sekolah, 345 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), 28 pejabat fungsional, serta dua kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Grhadika Bhakti Praja, Semarang, pada Senin (10/11/2025).

Di antara ratusan ASN tersebut, terdapat dua guru berkebutuhan khusus yang turut merasakan kebahagiaan karena akhirnya resmi diangkat sebagai abdi negara.

Salah satunya, Umi Nur Khalifah, guru di SLB Karanganyar, mengungkapkan rasa syukurnya atas pelantikan tersebut. Ia berharap amanah baru ini dapat menjadi sarana untuk semakin bermanfaat bagi anak didiknya.

“Syukur dan harapannya semoga saya bisa berkontribusi di masyarakat, meskipun dengan hambatan yang saya miliki, serta bisa menginspirasi teman-teman difabel dan generasi yang saya bina,” ujarnya.

Setelah resmi menjadi ASN, Umi Nur Khalifah berencana memanfaatkan teknologi untuk membantu perkembangan belajar anak-anak berkebutuhan khusus yang ia ajar.

Senada dengan itu, Rasino, guru karawitan dan pedalangan yang telah mengabdi sekitar sepuluh tahun di SMK Negeri 8 Surakarta, juga menyampaikan rasa bangganya setelah resmi dilantik sebagai ASN.

“Saya cukup bangga juga. Setelah dilantik, tanggung jawab saya jadi lebih besar. Semoga saya bisa terus meningkatkan kompetensi,” tuturnya.

Kini, Rasino ditugaskan di SMK Negeri 1 Karanganyar. Ia berharap dapat segera menyesuaikan diri di lingkungan baru serta terus membekali siswanya dengan keterampilan hidup yang berguna di masa depan.

Dalam sambutannya, Sekda Jateng Sumarno menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab bagi seluruh pejabat yang baru dilantik. “Tidak hanya kepada teman-teman, terhadap saya sendiri pun integritas harus selalu diingat. Integritas adalah kunci keberhasilan dan dasar untuk menjaga amanah, terutama bagi yang mendapat amanah baru,” pesannya.

Kepada para guru yang dipercaya menjadi kepala sekolah, Sumarno berpesan agar menjadi teladan, tidak hanya bagi murid dan rekan guru, tetapi juga dalam pengelolaan administrasi dan keuangan sekolah.

Pada kesempatan yang sama, turut dilantik dua kepala OPD baru. Nadi Santoso kini menjabat sebagai Kepala Dispermasdesdukcapil Jateng, menggantikan Tri Harso Widirahmanto yang kini berpindah posisi menjadi Kepala Satpol PP Jateng. Sebelumnya, Nadi menjabat sebagai Kepala Bappenda Jateng.

Lebih lanjut Sekda Sumarno menjelaskan, bahwa pelantikan dua pejabat tersebut sempat tertunda karena masih menunggu persyaratan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Sebenarnya yang kemarin sudah dilantik Pak Gubernur itu tertunda karena masih ada persyaratan yang perlu disampaikan ke BKN. Sekarang sudah turun. Selanjutnya, kita masih menunggu SOTK. Peraturan Gubernurnya masih berproses di Kementerian Dalam Negeri. Setelah itu baru akan kita isi secara keseluruhan bersama Pak Gubernur,” pungkasnya. (ed/kf)

Spread the love
Exit mobile version