M-RADARNEWS.COM, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyerahkan Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta tentang Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2024, di Balai Kota Jakarta, pada Rabu (28/05/2025).
Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menekankan pentingnya adaptasi cepat para CPNS dalam melayani publik, serta menegaskan bahwa proses rekrutmen telah berjalan secara terbuka, transparan, kompetitif, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Hal ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.
“Mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah lulus seleksi menjadi putra-putri terbaik yang akan memberikan layanan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta,” ujar Pramono.
“Hari ini, Saudara-saudara secara resmi bergabung dalam keluarga besar Pemprov DKI Jakarta. Dengan diterimanya petikan Keputusan Gubernur, Saudara-saudara mengemban tanggung jawab sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil yang akan turut membangun masa depan Jakarta,” imbuhnya.
Gubernur Pramono menjelaskan, formasi CPNS tahun ini diikuti oleh ribuan pelamar dari berbagai daerah. Hingga tahap akhir, telah terisi sebanyak 3.419 formasi dari total 4.413 formasi yang tersedia, dengan rincian: 3.369 CPNS dari formasi umum, 35 CPNS dari formasi lulusan terbaik, dan 15 CPNS dari formasi disabilitas. Seluruh CPNS akan mulai bertugas pada 2 Juni 2025.
“Pengadaan CPNS Formasi Tahun 2024 terasa semakin inklusif dengan hadirnya 15 CPNS dari formasi disabilitas. Ini merupakan wujud nyata komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam membuka ruang dan kesempatan bagi seluruh warga untuk berkontribusi dalam pembangunan kota,” imbuhnya.
Gubernur juga menyampaikan, bahwa Jakarta sedang bertransformasi menjadi pusat perekonomian nasional dan kota global. Oleh karena itu, dibutuhkan ASN yang mampu beradaptasi cepat, memiliki komitmen tinggi, dan berorientasi pada pelayanan publik berskala global. Ia menginstruksikan para CPNS untuk berkoordinasi harmonis, berinovasi dalam pelayanan, serta menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas.
“Kepada para CPNS, jalani tugas dengan dedikasi, semangat belajar, dan semangat melayani. Perkaya diri dengan ilmu pengetahuan dan wawasan yang relevan dengan perkembangan zaman. Asah keterampilan soft skill melalui interaksi sosial dan pengalaman sehari-hari, serta tingkatkan hard skill melalui pendidikan dan pelatihan, baik yang bersifat teknis maupun fungsional,” paparnya.
Dengan demikian, Gubernur berpesan agar para CPNS memahami dan mematuhi ketentuan hukum yang berlaku, serta bekerja keras dan sungguh-sungguh demi kemajuan Jakarta. Ia berharap para CPNS dapat mencapai posisi tinggi seperti pejabat yang ada saat ini.
“Nikmatilah menjadi PNS Jakarta ini, karena sungguh tidak mudah. Jika Saudara-saudara bersungguh-sungguh, Pemerintah DKI Jakarta juga akan memberikan kesempatan dan ruang bagi Saudara-saudara untuk bisa belajar, melanjutkan pendidikan, dan melihat dunia. Inilah kesempatan yang tidak datang berkali-kali. Kesempatan ini tidak dimiliki oleh semua orang,” jelasnya.
Lebih lanjut Gubernur Pramono menginstruksikan para Pimpinan Perangkat Daerah untuk memberikan pembinaan intensif kepada CPNS yang baru bergabung. Hal ini bertujuan agar para CPNS dapat menjadi aset berharga yang mampu meningkatkan kinerja instansi dan Pemprov DKI Jakarta secara keseluruhan.
“Selamat bertugas dan mengabdi membangun Kota Jakarta menuju kota global yang maju, berkeadilan, berdaya saing, dan berkelanjutan. Selamat mengabdi membangun Jakarta menuju kota global dan sekaligus kota yang maju,” tutupnya.

