Site icon www.m-radarnews.com

Groundbreaking Pembangunan Gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya, Gubernur Pramono: Tingkatkan Layanan Air Bersih

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan pembangunan Gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya di Pejompongan, Jakarta Pusat (Jakpus), Kamis (08/01/2026). (Foto: dok/ppid)

M-RADARNEWS.COM, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melaksanakan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya di Pejompongan, Jakarta Pusat (Jakpus), Kamis (08/01/2026). Gedung baru ini dibangun sebagai pusat operasional, koordinasi, dan pelayanan terpadu, termasuk layanan tatap muka bagi warga yang belum memiliki akses digital.

Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menjelaskan, bahwa pembangunan gedung tersebut telah dirancang sejak awal masa kepemimpinannya sebagai bagian dari kebutuhan strategis PAM Jaya dalam jangka panjang.

“Saya sudah memikirkan kebutuhan hingga 2027. Saat kita melakukan IPO, PAM Jaya harus memiliki gedung yang representatif, manajemen yang baik, dan SDM yang bekerja dengan ukuran kinerja yang jelas,” ujarnya.

Ia menegaskan, bahwa rencana Initial Public Offering (IPO) PAM Jaya sebesar 30 persen pada 2027, bertujuan meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi. Namun, porsi IPO tidak boleh lebih dari 30 persen agar kendali tetap berada di pemerintah.

“Filosofinya jelas, PAM Jaya hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Air di Jakarta memiliki karakteristik berbeda karena berasal dari sungai, sehingga pengelolaannya memerlukan manajemen yang profesional,” tegasnya.

Pramono juga menekankan, bahwa ketahanan layanan air minum merupakan bagian penting dari ketahanan kota. Ia optimistis, dengan profesionalisme pengelolaan, PAM Jaya bisa menjadi rujukan bagi perusahaan pengelola air lainnya.

Pembangunan Gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya sebelumnya diusulkan sejak 2022. Gedung seluas 18.853 meter persegi ini akan terdiri atas 11 lantai dan satu lantai basement, yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan kerja seluruh staf serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan dimulainya pembangunan gedung tersebut,, Pemprov DKI optimistis penguatan infrastruktur dan kelembagaan ini akan mempercepat pemenuhan layanan air bersih yang merata dan berkelanjutan.

Saat ini cakupan layanan air bersih PAM Jaya telah mencapai 80 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 100 persen pada 2029. Transformasi PAM Jaya dari Perumda menjadi Perseroda juga menjadi bagian dari peningkatan tata kelola perusahaan.

 

 

 


Editor: Rachmad QHJ
Spread the love
Exit mobile version