JATENG, (M-RADARNEWS.COM),-              Warga Desa Karangwungu, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah penerima BST pada hari, Jumat (16/04/2021) berbondong-bondong mendatangi Kantor Kecamatan setempat untuk menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementrian Sosial Republik Indonesia Tahap 3 dan 4 Tahun 2021.

Sebelum memasuki pintu gerbang kantor kecamatan, di depan sudah diawasi oleh Kasi Trantib Kecamatan dan anggota Satgas Covid Desa yang selalu mengingatkan tetang pemakaian masker, cuci tangan dengan air sabun ditempat yang sudah disediakan serta pengecekan suhu badan.

Sesampai didalam lingkungan kantor kecamatan, warga dipersilah duduk dan mengantre untuk pengambilan dana BST dan selalu diingatkan untuk menjaga jarak satu sama lain sambil menunggu panggilan dari petugas Kantor Pos sebagai penyalur dana BST dibantu petugas lain seperti Kadus.

Camat Karangdowo, Tomisila Adhitama, AP., MM., dalam giat tersebut mengatakan, penyaluran BST dilaksanan mulai hari Kamis kemarin sampai Sabtu dan dibagi dalam beberapa desa.

“Seperti halnya ditahun lalu, semoga BST ini bisa bermanfaat bagi warga. Untuk BST tahun ini ada pengurangan sekitar 800 penerima. Giat ini dilaksanakan dikantor kecamatan karena kantor pos baru saja pindah lokasi dan tidak memadai tempatnya,” jelasnya.

Kepala Desa Karangwungu, Sudarjo melalui Sekdes, Andiyanto disela-sela kegiatan penyaluran BST tersebut menjelaskan, bahwa pada hari ini, Pemerintah Desa Karangwungu juga membagikan Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa (BLT DD) kepada 90 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) masing-masing sebesar Rp300.000.

Penyaluran BLT DD bulan ke-2 ini dilakukan di kantor desa setempat. Acara dimulai jam 13.00 WIB hingga selesai dengan mengikuti protokol kesehatan 5M.

Untuk mengantisipasi pertanyaan yang muncul dari warga terkait pengurangan jumlah KPM BST tahap 3 dan 4 ini, sebelum dilaksanakan pembagian, sehari sebelumnya Pemdes Karangwungu mengumpulkan RT, RW dan tokoh masyarakat untuk memberi pemahaman tentang adanya pengurangan jumlah KPM.

“Bahwa Pemdes Karangwungu dalam hal pembagian BST dari Kemensos hari ini hanya memfasilitasi beberapa hal sedangkan yang menyalurkan adalah PT Pos Indonesia. Dan adanya pengurangan jumlah KPM itu merupakan kebijakan Kementrian Sosial di Jakarta,” jelas Andiyanto.

Sartono, salah warga Grembyang penerima BST merasa senang ada perhatian dari pemdes setempat dan Kemensos. “Alhamdulillah.. uang bisa saya gunakan untuk tambah-tambah modal jual BBM eceran,” ujarnya. (Dan)

Facebook Comments Box