M-RADARNEWS.COM, BALI – Wakil Bupati (Wabup) Gianyar, Anak Agung Gde Mayun melepas 590 atlet pelajar yang akan bertanding pada Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di Taman Maheswara, Selasa (26/05/2026), dengan penuh semangat dan optimisme dari seluruh kontingen.
Ratusan atlet dari jenjang SD, SMP hingga SMA/SMK tersebut membawa harapan besar Kabupaten Gianyar untuk kembali menorehkan prestasi. Tahun ini, Gianyar membidik target masuk tiga besar Porjar Bali 2026. Target itu menjadi dorongan bagi para atlet yang telah melalui proses seleksi berjenjang dan pembinaan intensif.
Plt. Sekretaris Dispora Gianyar, Gusti Ngurah Sukadana menjelaskan, Porjar Bali menjadi ajang penting dalam pembinaan atlet pelajar. Selain meningkatkan prestasi, kegiatan ini juga menanamkan nilai sportivitas, disiplin, kerja keras, dan mempererat persatuan antarpelajar se-Bali.
“Porjar bertujuan menjaring dan membina atlet potensial serta memupuk sportivitas dan kerja sama. Ini momentum strategis untuk melahirkan generasi atlet berkarakter,” ujarnya.
Porjar Bali 2026 akan berlangsung pada 5-10 Juni 2026, dengan melibatkan berbagai venue di seluruh Bali. Kegiatan tahun ini mengusung tema “Bangun Atlet Berprestasi dan Berkarakter Menuju SDM Bali Unggul untuk Indonesia.”
Kontingen Gianyar yang mengikuti 35 cabang olahraga terdiri dari 590 atlet, 124 pelatih dan official, serta 40 tenaga pendukung medis dan teknis. Total keseluruhan kontingen mencapai 754 orang.
Dispora Gianyar bersama KONI telah melakukan persiapan melalui Kejuaraan Kabupaten Kelompok Umur, seleksi khusus, serta training center sejak 20 April hingga 30 Mei 2026.
Wabup Mayun dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan atlet pelajar Gianyar. Ia meminta para atlet tampil percaya diri, menjaga kondisi fisik, dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan kemampuan terbaik dan membawa nama Gianyar semakin harum. Tunjukkan bahwa atlet Gianyar unggul bukan hanya dari prestasi, tetapi juga dari sikap dan etika,” pesannya.
Ia juga menekankan pentingnya pendampingan pelatih dan official dalam menjaga kekompakan, motivasi, dan kesehatan para atlet selama Porjar berlangsung. (rd/**)
