JATENG, (M-RADARNEWS.COM),-          Badan Amal Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Temanggung, pada Rabu (14/10) kemarin, menyerahkan bantuan dana plesterisasi untuk 500 Rumah warga miskin yang tersebar di 20 Kecamatan. Acara yang dikemas dalam program pentasharufan plesterisasi tersebut dilaksanakan di Pendopo Pengayoman Temanggung yang dihadiri Bupati HM Al Khadziq, Ketua Ormas Muslimat ibu Nyai Jazidah Muhaimin Gunardo dan pejabat terkait diikuti para penerima yang datang dari bebagai penjuru daerah. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati kepada 5 orang perwakilan penerima.

Bupati HM Al Khadziq menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Baznas atas kiprahnya memberikan bantuan sosial berupa dana plesterisasi dan bantuan sosial lainnya dengan sasaran kaum duafa.

“Hal ini sangat besar manfaatnya untuk mengangkat harkat dan martabatnya kaum duafa agar lebih sejahtera. Berkait dengan potensi zakat yang belum sepenuhnya PNS di Kabupaten Temanggung membayar zakat, maka diharapkan seluruh PNS membayar zakatnya melalui Baznas,” kata Bupati.

Ketua Baznas Kabupaten Temanggung Drs. H. Djundardo mengatakan, bantuan plesterisasi yang disalurkan merupakan salah satu program dari Baznas dalam rangka untuk membantu pemerintah guna mengentaskan kemiskinan, khususnya di Kabupaten Temanggung. Jumlah bantuan yang disalurkan Rp500 juta, dengan rincian setiap rumah masing-masing memeroleh Rp1.000.000. Penyalurannya bekerjasama dengan Ormas Muslimat Nahdatul Ulama Kabupaten Temanggung.

“Dengan bantuan ini kita berharap rumah yang masuk kategori tidak layak karena masih berlantai tanah, bisa segera diplester supaya layak untuk ditempati sehingga sehat dan nyaman dihuni,” ujarnya.

Disamping tasyaruf plesterisasi, juga ada beberapa program unggulan baznas yakni bea siswa tuntas SLTA atau disebut dengan bintang baznas. Pada tahun 2020 ini Baznas membiayai 300 siswa yang setiap siswa menerima Rp4.600.000/tahun dan bantuan pendidikan insidentil dari anak tingkat TK, SD, SLTP dan SLTA bagi anak- anak yang tidak masuk bea siswa. Selain itu, bea siswa Tafid Qur’an 30 juz sebanyak 60 anak. Bantuan kesehatan bagi orang miskin, bantuan modal kerja micro finance, juga bantuan bagi masyarakat yg terkena dampak Covid-19. Bantuan air bersih, bencana kebakaran, bantuan bagi difabel berupa kursi roda, kaki palsu juga alat dengar bagi yang membutuhkan.

“Dana yang kita tasharufkan merupakan dana yang dikumpulkan dari para PNS maupun warga masyarakat lainnya yang menyetorkan zakatnya ke Baznas. Diharapkan jumlahnya terus bertambah sehingga banyak program yang bisa digarap untuk membantu kaum duafa supaya kesejahteraan meningkat,” pungkasnya. (hms20)

Facebook Comments Box