JAKARTA, (M-RADARNEWS.COM),-                  Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi COVID-19, yang dalam beberapa waktu terakhir terjadi peningkatan jumlah kasus cukup signifikan. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini turun sejumlah 4.246 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 48.880 (orang yang masih dirawat/isolasi).

“Kami turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron yang kini juga meningkat di Jakarta. Upaya 3T terus digalakkan, selain vaksinasi COVID-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas,” ungkapnya, seperti dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta, Sabtu (26/02/2022).

Data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat, dilakukan tes PCR sebanyak 49.557 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 40.636 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 4.675 positif dan 35.961 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 62.029 orang dites, dengan hasil 3.229 positif dan 58.800 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.100.117 dengan tingkat kesembuhan 94,5 persen, dan total 14.585 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,3 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7 persen.

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu. “Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 310.734 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 908.226 per sejuta penduduk,” tambahnya.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 13,5 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 12 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung. Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 12.404.990 orang (123 persen), dengan proporsi 70 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 30 persen warga KTP Non DKI. Jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 1.441 orang.

Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 10.420.089 orang (103,3 persen), dengan proporsi 72 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 28 persen warga KTP Non DKI. Jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 7.022 orang. Vaksinasi dosis ke-3 (booster) juga dilakukan. Total dosis 3 sampai saat ini sebanyak 1.271.479 orang dan jumlah yang divaksin dosis 3 hari ini 21.941 orang. (red/ppid)

Facebook Comments Box