JATIM, (M-RADARNEWS.COM),- Dalam kasus prostitusi online yang melibatkan dua artis ibu kota berinisial VA dan AV. Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan didampingi Kabid Humas Kombes Frans Barung Mangera menegaskan, selain dua artis tersebut ada sekitar 45 artis ibu kota yang terlibat juga kasus prostitusi online dan aksi ini berlangsung baru tahun 2017 silam.

“Ada 45 semuanya oknum artis, yang terlibat langsung dibawah dua kendali mucikari ini dengan tugasnya masing-masing,” kata Kapolda didampingi Kabid Humas Kombes Frans Barung Mangera dan Ditreskrimsus Kombes A Yusep Gunawan, Senin (7/1/2019)

Kapolda Jatim menambahkan, bahwa para artis yang terlibat kasus prostitusi online untuk harga sekali kencan itu mulai Rp25 juta hingga Rp100 juta, sedangkan untuk bagian mucikari mendapat bagian sekitar 30 persen. Sementara itu, daerah yang terjaring sebagai pelanggan atau oknum bukan hanya dari Indonesia saja, tapi juga sampai ke luar negeri.

Tersangka ES, kata Kapolda, langsung berhubungan dengan para artis yang bisa dibooking. Sedangkan tersangka TN, berhubungan atau yang menyediakan jasa prostitusi para model dan khususnya dari model majalah pria dewasa.

Lanjut Kapolda Jatim mengungkapkan, bahwa kedua artis ini bisa dipesan hanya melalui media online (Sosmed). Harga yang mereka patok cukup fantastis, mereka dipesan lalu diajak untuk melakukan layaknya seperti hubungan suami istri. (Tim/*)

Facebook Comments Box