BALI, (M-RADARNEWS.COM),-              Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Buleleng kembali merilis data harian perkembangan penanganan Covid-19 Buleleng. Hari ini, Rabu, 19 Mei 2021 terdapat 10 orang sembuh dan 13 orang konfirmasi baru.

Dalam keterangan data kesembuhan itu berasal dari Kecamatan Seririt sebanyak 5 orang, Kecamatan Buleleng sebanyak 2 orang, Kecamatan Banjar sebanyak 2 orang, dan Kecamatan Kubutambahan sebanyak 1 orang.

Sedangkan kasus konfirmasi baru itu berasal dari Kecamatan Seririt 4 orang, Kecamatan Buleleng 3 orang, Kecamatan Gerokgak 2 orang, Kecamatan Sukasada 2 orang, Kecamatan Tejakula 1 orang, dan Kecamatan Sawan 1 orang.

Penangan Covid-19 Buleleng hari ini juga membawa kabar duka, dimana terdapat 1 orang pasien dinyatakan meninggal dunia. Pasien berasal dari Kelurahan Kampung Kajanan, Kecamatan Buleleng, seorang perempuan, berumur 41 tahun dengan riwayat pasien datang ke RSUD Buleleng sejak 14 Mei 2021, dengan gejala kejang, BAB cair, komorbid gangguan, paru, HIV, dan epilepsi.

Lanjut, kasus konfirmasi baru dalam perawatan sebanyak 91 orang yang meliputi RSUD Buleleng 17 orang, RS. Balimed 9 orang, RS. Karya Darma Husada 14 orang, RS. Kerta Usada 7 orang, RS. Tangguwisia 5 orang, RSUD Klungkung 1 orang, RS. Semara Ratih Tabanan 1 orang, Hotel Grand Surya 3 orang, Pondok Sari Laksana Kaliasem 1 orang, isolasi desa 1 orang, dan isolasi mandiri 32 orang.

Terkait perkembangan data di atas, kasus komulatif di Buleleng sebanyak 3.883 orang, dengan rincian sembuh sebanyak 3.629 orang, meninggal bertambah menjadi 163 orang, sedang dirawat di Buleleng sebanyak 89 orang, dan dirawat di luar Buleleng sebanyak 2 orang. Data lain, kasus suspek kumulatif di Buleleng sebanyak 4.280 orang, dengan rincian suspek konfirmasi sebanyak 1.801 orang, discarded sebanyak 2.354 orang, suspek masih dipantau sebanyak 36 orang, dan probable sebanyak 89 orang.

Sementara itu, kontak erat kumulatif di Buleleng sebanyak 20.250 orang, dengan rincian kontak erat konfirmasi sebanyak 1.854 orang, discarded sebanyak 17.720 orang, karantina mandiri sebanyak 80 orang, dan kontak erat menjadi suspek sebanyak 596 orang. Kasus konfirmasi non suspek/kontak erat sebanyak 226 orang dan kasus pelaku perjalanan terkonfirmasi sebanyak 2 orang. (red/hm)

Facebook Comments Box