Site icon www.m-radarnews.com

Bupati Sidoarjo Subandi Minta Kepala OPD Optimalkan Sumber Pendapatan Daerah

Bupati Sidoarjo, H. Subandi memimpin rapat rutin coffee morning di kantor Setda Sidoarjo, pada Senin (05/01/2026). (Foto: dok/ist)

M-RADARNEWS.COM, JATIM – Bupati Sidoarjo, H. Subandi meminta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, untuk mengoptimalkan berbagai sumber pendapatan daerah, agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus meningkat.

Menurut Subandi, kinerja Pemkab Sidoarjo sejauh ini sudah menunjukkan hasil positif. Hal itu dibuktikan dengan capaian PAD tahun 2025 yang melampaui target. Dari target Rp2,691 triliun, realisasinya mencapai Rp2,721 triliun.

“Keberhasilan itu kami harap bisa ditingkatkan. Caranya, dengan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan yang ada,” kata Subandi dalam rapat rutin coffee morning di kantor Setda Sidoarjo, pada Senin (05/01/2026).

Selain dari pajak daerah, sektor retribusi daerah diharapkannya juga dapat menyumbang angka yang cukup besar bagi PAD Kabupaten Sidoarjo. Semisal keberadaan retribusi parkir yang saat ini dikelola sendiri oleh Pemkab Sidoarjo.

Bupati Subandi menyampaikan, target PAD Kabupaten Sidoarjo sudah terpenuhi. Meski begitu pendapatan dari sektor retribusi daerah masih memerlukan perhatian. Salah satunya dari retribusi parkir yang menurutnya masih belum maksimal.

“Dari Dishub (Dinas Perhubungan), pendapatan parkirkan belum maksimal, mohon terus dimaksimalkan. Demikian juga beberapa dinas lain, kami harap bisa lebih maksimal,” ujarnya.

Ia meminta, pengelolaan parkir dilakukan dengan baik lagi. Digitalisasi parkir diharapkan dapat diterapkan. Pembayaran parkir dimintanya tidak manual. Namun dilakukan secara digital melalui pembayaran online. Dengan sistem tersebut ia yakin retribusi daerah lewat retribusi parkir dapat meningkat.

“Coba dikoreksi ulang (pembayaran parkir) biar kita tidak memakai karcis manual karena saya ingin memaksimalkan pendapatan retribusi yang ada di Kabupaten Sidoarjo,” ucap Bupati Subandi.

Sementara itu, Kepala Dishub Sidoarjo Budi Basuki mengatakan, penerapan digitalisasi parkir tengah disiapkan. Nantinya pembayaran digital akan diterapkan. Pengguna layanan parkir dapat melakukan pembayaran parkir lewat QRIS.

“Ini lagi kita siapkan pembayaran elektronik melalui QRIS,” ungkap Budi.

Menurut Budi, penerapan pembayaran non-tunai bertujuan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan retribusi parkir. Ia optimistis target retribusi parkir tahun 2026 sebesar Rp13,5 miliar dapat tercapai.

“Tahun ini pengelolaan parkir sudah berada di bawah Dishub. Mudah-mudahan target retribusi parkir dapat tercapai,” katanya.

Budi menambahkan, sejak 1 Januari 2026, pengelolaan parkir resmi dilakukan Dishub Sidoarjo. Pemungutan retribusi sudah dimulai pada Kamis lalu dengan menggandeng lebih dari 200 juru parkir di 200 titik parkir.

“Penerimaan retribusi parkir yang kita peroleh Kamis kemarin sudah kita setor ke rekening bendahara penerimaan Dishub sebanyak Rp25.212.000, per tanggal 2 Jumat kemarin,” pungkasnya. (znr)

Spread the love
Exit mobile version