JATIM, (M-RADARNEWS.COM),- Untuk menciptakan Lembaga Pemasyarakan (Lapas) yang bersih, Kanwil Kemenkumham Jatim dan jajarannya terus berkomitmen membersihkan peredaran handphone atau ponsel, pungutan liar (pungli) dan narkoba. Salah satu Lapas yang menjadi sasaran sidak, yakni Lapas Tuban yang dengan sukarela berinisiatif mengajak Kanwil Kemenkumham Jatim untuk melakukan sidak di ruangan pegawai.

Kalapas Tuban, Sugeng Indrawan, menuturkan ide melakukan sidak itu muncul tiba-tiba di tengah kunjungan Kasubbag Humas Kanwil Kemenkumham Jatim Ishadi MP di Wahana Asimilasi Edukasi Lapas Tuban di Kecamatan Merak Urak.

Petugas yang berada di Lapas sengaja tidak diberitahu terlebih dahulu. Hal ini membuat beberapa pegawai terlihat kaget saat tim yang dibantu Kasi Binadik dan Giatja Lapas Tuban, Subiyanto melakukan sidak. “Kami sengaja tidak memberitahu pegawai saya, agar kita bisa mendapatkan gambaran yang sesungguhnya,” ungkap Sugeng, Senin (25/2/2019).

Ruangan pertama yang disidak adalah milik Kasubsi Regbimkemas, Wenda Indra Bachtiar. Wenda yang saat itu sedang menyelesaikan beberapa berkas penghuni baru langsung diminta berhenti sejenak. Layaknya seorang detektif mencari barang bukti, Ishadi langsung memeriksa meja kerja dan membuka lacinya. Hasilnya, tidak ditemukan benda-benda mencurigakan yang diindikasikan merupakan hasil pungli.

Hal serupa juga dilakukan di ruangan lain seperti ruangan Kepala KPLP. Termasuk ruangan untuk staf dan petugas jaga. “Hasil dari sidak kali ini kami tidak menemukan benda-benda/uang yang diindikasikan hasil pungli oleh petugas Lapas Tuban,” tutur Ishadi.

Ishadi pun mengapresiasi upaya dan komitmen bersih yang dilakukan pihak Lapas Tuban. Menurutnya, kegiatan seperti ini harus terus dilakukan. Dan timnya siap setiap saat jika diajak untuk melakukan sidak kembali. “Kanwil Kemenkumham Jatim akan terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang bebas halinar,” pungkasnya. (Tim/Jnr)

Facebook Comments Box