BALI, (M-RADARNEWS.COM),-           Seijin Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy P.S., Siregar S.I.K., M.H., Kapolsek Pupuan Polres Tabanan AKP I Ketut Agustus Wicaksana Julyawan,SH., didampingi Kasubbag Humas, dan Kanit Reskrim Polsek Pupuan Aipda I Made Putra Jaya menggelar konferensi pers kasus percobaan perkosaan dengan kekerasan yang terjadi di wilayah hukum Polsek Pupuan, Polres Tabanan.

Pada kesempatan tersebut, Kapolsek Pupuan menjelaskan, bahwa jajaran Unit Reskrim Polsek Pupuan mengungkap kasus percobaan perkosaan dengan ancaman kekerasan memaksa korban yang bukan istrinya untuk bersetubuh atau dengan kekerasan memeras payudara korban, sebagaimana dimaksud dalam pasal 285 jo 53 KUHP atau 351 (1) jo 65 KUHP.

“Bahwa memang benar Polsek Pupuan sedang menangani kasus Percobaan Pemerkosaan, berdasarkan bukti permulaan yang cukup pelaku saat ini diamankan/ ditahan di Polsek Pupuan. Kini kasusnya terus didalami petugas melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan juga korban, termasuk terduga sebagai pelaku,” ucap Kapolsek, Kamis (03/12/2020).

Hasil introgasi pelaku mengaku bernama I Putu Adi Pratama Putra Alias Doni warga Kec. Pupuan. Disamping mengakui perbuatannya, juga terus terang mengaku keluaran LP Tabanan pada bulan Juli 2020 yang mendapatkan asimilasi dalam perkara yang sama TKP-nya di Wilayah Kediri, Tabanan pada tahun 2019 lalu.

“Berdasarkan pendataan ada 4 laporan dan 4 warga menjadi korban diantaranya berinisial Ni Wayan ADS, Ni Wayan WS, Ni KWS dan Ni Made S, semuanya merupakan warga Kecamatan Pupuan, dan berkat kesigapan anggota Reskrim dibackup unit Intel dan Sabhara Polsek Pupuan, dalam hitungan jam pelaku dapat ditangkap,” terang Kapolsek.

Lanjut Kapolsek menyampaikan kronologis kejadian bermula pada Senin, 30 November 2020, sekira pukul 03.45 – 04.30 WITA, pelaku membuntuti korban yang sedang mengendarai sepeda motor, selanjutnya memepet korban dan mengakibatkan korban terjatuh. Setelah korban jatuh, pelaku mendekati kemudian memeras payudara korban dan memaksa hendak menyetubuhi korban. Setelah gagal dengan aksi pertamanya, maka pelaku melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor dan menyasar korban lainnya, sehingga 4 Perempuan Muda yang hendak ke pasar menjadi korban ulah bejat si pelaku.

“Barang bukti yang berhasil diamankan terkait dengan peristiwa tersebut diantaranya 1 unit sepeda motor N Max warna merah, sebuah tas selempang warna hitam dan beberapa lembar pakaian,” kata Kapolsek Pupuan. (hm/tim)

Facebook Comments Box