JATENG, (M-RADARNEWS.COM),-          Pemerintah Desa (Pemdes) Ponggok, Polaharjo, Klaten saat ini mencatat pengunjung wisata di Umbul Ponggok mencapai 60 persen. Hingga kini pengelola terus mengejar perolehan sertifikasi  CHSE (Chleanlines, Health Saftey and Environment Suistainability).

Program ini merupakan ikhtiar  menghadapi masa adaptasi kebiasaan baru di sektor Pariwisata Ekonomi Kreatif (Parekraf). Karena kunci sukses pulihnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif adalah dengan penerapan standar protokol kesehatan di sektor parekraf tersebut.

“Ini sertifikasi dari Kementerian untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan para pengunjung di obyek wisata Desa Ponggok,” kata Kades Junaidi Mulyono, saat kunjungan Kapolres Klaten dalam peresmian Desa Wisata Candi di kawasan Umbul Besuki , Selasa (09/03/2021) sore.

Meskipun sertifikat CHSE belum diterima, namun jumlah pengunjung baik di wisata Umbul Ponggok maupun Umbul Besuki trend-nya mengalami kenaikan hingga 60 persen.

“Di Umbul Ponggok kenaikan rata- rata mencapai 10.000 pengunjung setiap bulan. Untuk Umbul Besuki 6000 – 7000 orang /bulan, karena masih ditengah pandemi dengan pemberlakuan PPKM Mikro,” ucapnya.

Dipilih sebagai Desa Wisata Candi ini menurutnya sangat mendukung upaya membangkitkan kembali sektor wisata yang terpuruk akibat pandemi Covid-19. Tentunya ini bekaitan dengan penyediaan fasilitas protokol kesehatan dalam rangka penanganan wabah Covid-19.

Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu menyebutkan, peresmian Desa Wisata Candi merupakan langkah strategis untuk menggiatkan kembali sektor wisata yang tengah terdampak Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Kita terus bergerak dengan menciptakan program-program lain untuk mengatasi pandemi dan dampaknya seperti Pasar Siaga Candi, Perusahaan Siaga Candi dan lainnya,” ucap Kapolres.

Usai meresmikan Desa Siaga Candi, Bupati Klaten Hj Sri Mulyani mengapresiasi langkah TNI dan Polri dalam upaya penanganan Covid-19 termasuk dengan inisiatif adanya Desa Wisata Candi.

“Kita terus bergerak bersama, dampak PPKM Mikro sangat dirasakan dengan penurunan angka penyebaran Covid-19 dan saat ini Klaten sudah masuk Zona Kuning, dengan kebijakan perpanjangan PPKM Mikro hingga 23 Maret tentu akan kita dukung bersama TNI dan Kepolisian,: ujar Sri Mulyani. (dan)

Facebook Comments Box