M-RADARNEWS.COM, JATIM – Setelah lama vakum, Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) PC-1325 Banyuwangi, akhirnya menandai kebangkitannya dengan menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) perdana yang berlangsung di Ballroom Grand Harvest Resort & Villas, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, pada Sabtu (03/05/2025).
Dengan mengusung semangat kebangsaan, persatuan, dan konsolidasi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang internal organisasi, tetapi juga panggung penting untuk menunjukkan jati diri serta membangun kembali soliditas dan peran GM FKPPI sebagai kekuatan muda yang siap berkontribusi nyata bagi daerah dan bangsa.
Rakercab perdana ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum (Ketum) GM FKPPI Pusat Dwi Rianta Soerbakti, MBA., bersama Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ari Garyanida, Ketua PD XIII GM FKPPI Jawa Timur (Jatim) Ir. R. Agoes Soerjanto, MT., beserta jajaran.
Selain itu, tampak hadir pula Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Penjabat (Pj) Sekda Guntur Priambodo, jajaran Forkopimda Banyuwangi, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, SH., MH., Waka Polresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono, S.I.K., Kasdim 0825/Banyuwangi Mayor Kav Suprapto, Perwakilan Lanal Banyuwangi.
Dalam sambutannya, Ketua GM FKPPI PC-1325 Banyuwangi, KH. Ir. Achmad Wahyudi, S.H., M.H., menegaskan, bahwa Rakercab ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan tonggak penting dalam membangun kembali marwah perjuangan GM FKPPI di Banyuwangi. Ia menekankan bahwa semangat inklusivitas, keberagaman, dan pengabdian adalah fondasi utama organisasi.
“Saya seorang Kiai, sekretaris saya seorang Katolik, dan penasihat kami seorang pendeta. Ini bukan simbol semata, tapi realitas bahwa GM FKPPI adalah rumah besar kebangsaan. Di sini, Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya slogan, tapi cara hidup,” tegas Ir. Wahyudi, disambut tepuk tangan para peserta.
Dalam forum bergensi itu, Ir. Wahyudi juga mengajukan dua usulan strategis kepada Bupati Banyuwangi, yaitu dukungan untuk penyelenggaraan Houl Akbar Hari Lahir Pancasila bersama 13 ribu guru Banyuwangi, serta sinergi dalam program bela negara yang digagas GM FKPPI.
Suasana tampak berkesan dengan kehadiran Ketua Umum GM FKPPI Pusat Dwi Rianta Soerbakti. Ia menyampaikan, bahwa kehadirannya di Banyuwangi merupakan bagian dari safari ke wilayah Jawa Timur dalam rangka konsolidasi organisasi.
“Saya berharap, kehadiran saya kali ini bisa mengibarkan kembali api semangat juang GM FKPPI di Banyuwangi, yang telah lama tertidur. Mari kita gunakan momentum ini untuk membangkitkan kembali marwah anak-anak kolong, anak-anak TNI-Polri yang ada di wilayah Banyuwangi,” ujarnya.
Selain itu, Ia juga berpesan kepada seluruh kader GM FKPPI untuk tidak berpolitik praktis, tapi harus berpolitik kebangsaan. “Kita wajib mendukung pemerintah untuk memastikan NKRI ini tetap berjalan Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila,” imbuhnya.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani resmi membuka Rapat Kerja Cabang (Rakercab) GM FKPPI PC-1325 Banyuwangi.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam sambutannya menyampaikan, semoga Rakercab ke-I GM FKPPI berjalan dengan lancar bisa berjalan dengan lancar, bisa menguatkan dan mensolidkan sehingga bisa bermanfaat bagi Kabupaten Banyuwangi, dan berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah.
“Selamat kami ucapkan kepada GM FKPPI Kabupaten Banyuwangi, atas terselenggaranya Rakercab ini. Tetapi, setiap kegiatan seremonial selalu berkesan. Saya berharap kegiatan ini bukan hanya sekedar formalitas sebuah organisasi Rakercab, tapi sebagai ruang strategis bagi GM FKPPI di Banyuwangi,” ucapnya.
Dengan adanya penyelenggaraan Rakercab ini, Bupati Ipuk juga menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung kegiatan-kegiatan positif GM FKPPI Kabupaten Banyuwangi.
“Kami berharap GM FKPPI dapat menjadi wadah pembinaan anak-anak muda Banyuwangi untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan bangsa. Kunci utamanya adalah menjaga soliditas internal dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua PD XIII GM FKPPI Jatim Agoes Soerjanto mengungkapkan, bahwa kegiatan ini adalah program organisasi tingkat cabang yang harus dihadiri pengurus daerah. Tapi kegiatan Rakercab ini sangat luar biasa yang dihadiri langsung dan dipantau pengurus pusat.
“Makna daripada Rakercab yang pertama di Kabupaten Banyuwangi ini adalah melanjutkan dari musyawarah cabang itu, program apa yang harus dilalui dan diputuskan pada Rakercab yang pertama di Banyuwangi ini,” tutur Agoes disela-sela kegiatan Rakercab.
Agoes mengatakan, GM FKPPI ini adalah murni organisasi kader dan mencetak kader-kader yang militansi tentang bela negara serta kepedulian menjaga dan merawat NKRI. “GM FKPPI adalah organisasi kader yang memiliki jenjang pendidikan untuk membentuk generasi yang militan dalam bela negara,” pungkasnya.
Acara Rakercab perdana ini juga diikuti tak kurang dari 250 peserta dari jajaran pengurus dan anggota GM FKPPI se-Banyuwangi. Suasana juga semakin semarak dengan kehadiran delegasi dari GM FKPPI Kabupaten Jember dan Situbondo, serta tokoh-tokoh dan tamu undangan lainnya.
Rakercab ini dibuka dengan penampilan penuh semangat dari Paduan Suara Malahayati membawakan lagu “Umbul-Umbul Blambangan”, serta kolaborasi simbolis antara santri Pondok Pesantren Adz Dzikro dan siswa SMA Katolik Banyuwangi dalam pergelaran Bhinneka Tunggal Ika.
Kegiatan ditutup dengan haru dan semangat persatuan, dibungkus dalam pantun kebangsaan yang menggugah. Secara simbolis, Rakercab dibuka dengan pemukulan gong oleh Bupati Banyuwangi, didampingi seluruh jajaran Ketua GM FKPPI dari pusat hingga daerah, serta unsur Forkopimda dan dewan pembina.
Dengan dilaksanakannya Rakercab ini, GM FKPPI Banyuwangi menegaskan transformasi organisasinya: lebih inklusif, progresif, dan berorientasi pada karya nyata. Wajah baru GM FKPPI bukan hanya hadir, tetapi siap mengambil peran sentral dalam pembangunan daerah dan penguatan ideologi kebangsaan. (by/*)

