JATIM, (M-RADARNEWS.COM),- Banyaknya plat nomor kendaraan bermotor inventaris Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang sudah habis masa berlakunya masih gentayangan, kini menuai kritisasi tegas dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Rakyat Miskin (ARM) Kabupaten Banyuwangi.

Ini dibuktikan dengan ucapan yang dilontarkan Muhammad Helmi Rosyadi selaku Ketua Aliansi Rakyat Miskin, bahwa terkait pemerintah yang selalu menampilkan kegiatan festival yang bertujuan membawa nama harum kota ujung timur Pulau Jawa, Kabupaten Banyuwangi. Ternyata tidak sebanding dengan taatnya kewajiban pajak yang harus dibayarkan.

“Kenapa Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sanggup mengadakan 77 Festival yang menelan biaya milyaran rupiah namun masalah pembayaran pajak kendaraan plat merah yang digunakan oleh aparatur pemerintahan sendiri tidak diperhatikan, sudah jelas pasti ada anggaran untuk hal tersebut,” ujar Helmi yang juga Ketua Gerakan Buruh & Rakyat Anti Korupsi (GEBRAK), Selasa (23/10/2018) malam.

Lanjut Helmi, menurut pengamatannya bahwa adanya perlakuan tidak adil terhadap warga miskin, sudah pasti pajak kendaraan yang tidak dibayar oleh warga masyarakat akan diberikan sanksi berupa denda sampai dengan ada penahanan kendaraan apabila terlihat masa berlaku plat nomor kendaraan telah habis. (Tim/Rz)

Facebook Comments Box