M-RADARNEWS.COM, JABAR – Proyek pelebaran dan perbaikan geometrik Jalan Soreang–Rancabali–Cidaun yang digarap oleh PT Hutama Karya (Persero) melalui kerja sama operasi (KSO) PT Brantas Abipraya dipastikan rampung pada akhir Desember 2024.
Jalur yang menghubungkan Kabupaten Bandung dan Cianjur ini dirancang untuk meningkatkan kualitas infrastruktur di kawasan Jawa Barat (Jabar). Selain itu, untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim mengatakan, Hingga 10 November 2024, progres proyek senilai Rp243,89 miliar ini telah mencapai 96,05 persen.
“Proyek dijadwalkan diresmikan akhir bulan Desember 2024 dengan mengedepankan kualitas dan penerapan standar K3 yang ketat untuk melindungi para pekerja dan juga pengguna jalan yang melintas selama pekerjaan proyek berlangsung,” ujar Adjib dikutib, pada Rabu (20/11/2024).
Ia mengungkapkan, bahwa pekerjaan yang telah selesai mencakup pelebaran jalan sepanjang 21,54 km, perbaikan geometrik sepanjang 3,51 km, hingga pemeliharaan jembatan sepanjang 134,4 m.
Selama pengerjaan, lanjut Adjib, kepadatan lalu lintas menjadi salah satu kendala utama karena jalur ini merupakan penghubung utama Bandung dan Cianjur. Selain itu, cuaca ekstrem juga sering memicu banjir, longsor hingga pohon tumbang juga memengaruhi progres pekerjaan.
Adjib menambahkan, dengan penyelesaian proyek ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi khususnya di kawasan Bandung dan Cianjur.
“Dengan fokus pada kualitas, efisiensi, dan manfaat jangka panjang, proyek ini diharapkan dapat mempercepat waktu tempuh dari Bandung ke Cianjur, mengurangi kemacetan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi warga sekitar, dan memperkuat daya tarik pariwisata di wilayah Jawa Barat,” tutupnya.
Editor: Ar. F

