BALI, (M-RADARNEWS.COM),- Dalam acara Simakrama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Pelaku Seni Budaya, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang digelar di Casa Bunga yang beralamat di Jalan Raya Puputan No.178, Renon, Denpasar, Jumat (15/3/2019).

Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, bahwa ia merasa sangat berbahagia hari ini bersama istri bisa kembali datang ke Pulau Dewata yang menjadi kebanggaan kita semua.

“Saya sore hari ini bisa bertatap muka, berdialog dengan masyarakat Bali khususnya dari sejumlah kalangan. Mewakili industri pariwisata, kesenian, termasuk ekonomi kreatif dari berbagai kalangan,” paparnya.

Selain itu, adanya para tokoh maestro yang telah memberikan berbagai masukan, aspirasinya diberikan dengan baik, dan juga generasi muda, pelaku industri kreatif termasuk bisnis online yang semakin berkembang dewasa ini, dan lain sebagainya. Saya juga tadi disambut tarian pendet, dan juga tari barong dan eksebisi dari seni lukis yang begitu indah, juga pemahat wayang dan lain sebagainya.

“Mudah-mudahan kehadiran saya disini juga memberikan saya pemahaman untuk memperjuangkan masyarakat Bali khususnya dalam hal kesenian, pariwisata dan tradisinya melalui para caleg dan partai demokrat. Kami akan terus memperjuangkan Bali dari DPR RI, dan DPRD, Kita ingin melihat bali semakin maju dan menjadi destinasi favorit di dunia. Pada akhirnya semua itu membawa keuntungan dan kesejahteraan masyarakatnya,” ungkap AHY.

Bicara target untuk suara demokrat di Bali, menurut AHY bahwa tahun 2014 kami mendapatkan 2 kursi DPR RI dan 8 kursi DPRD. Realistisnya kami, akan bekerja sekuat tenaga paling tidak 2 kursi DPR RI yang ada ini bisa kami pertahankan dan itulah yang membutuhkan kerja keras dari para caleg di lapangan, sedangkan DPRD-nya kami berharap bisa bertambah hingga 10 kursi. Dan selanjutnya untuk DPRD Kab/Kota mudah-mudahan bisa ada peningkatan suara di berbagai daerah.

Ditanya Soal OTT Ketua PPP Romy

Terkait dengan hal itu, saya kaget mendengar berita tersebut. Tapi terus terang, saya belum memahami secara utuh situasi maupun kronologisnya. Ternyata itu memang terjadi, dan tentunya kami sangat menyesalkan dalam posisi tersebut, negeri ini harus menegakkan keadilan.

Selain itu, tim kita juga memberikan dukungan terhadap apapun untuk mendapatkan hak-nya, kita tahu jangan sampai pejabat bersifat tebang pilih. Tentunya kita mendukung KPK yang penting benar-benar ini diletakan secara profesional dan kita berharap ini menjadi pelajaran bagi kita semua.

“Saya akan terus berjuang, saya bukan seseorang melihat itu dari posisi, tapi kita berperan menjadi yang terbaik dimasyarakat kita, kalau 2024 ya masih jauh, masih 5 tahun kedepan. Kita akan fokus menyukseskan pemilihan legislatif 2019 dan masih terus kita berjuang untuk merakyat, mudah-mudahan dengan demikian kita semakin dekat dan akrab,” pungkasnya. (Tim/*)

Facebook Comments Box