BALI, (M-RADARNEWS.COM),- Dalam rangka mensukseskan pelaksanaan Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia 2018 (IMF-WB Annual Meeting 2018) yang akan dilaksanakan di Nusa Dua, Badung, Bali dari 8-14 Oktober 2018.

Pelaksanaan pertemuan internasional IMF-WB 2018 persiapannya bukan saja dilakukan secara teknis, tapi juga dibarengi dengan doa. Persiapan secara spiritual itu digelar Pemprov Bali di depan monumen Bajra Sandi, Renon, Jumat (28/9/2018) sore kemarin. Tak kurang dari 100 pendeta Hindu bersama seluruh pemangku yang ada di Bali terlibat dalam doa bersama itu.

Gubernur Bali, I Wayan Koster dalam sambutannya mengatakan, kegiatan doa bersama bertujuan untuk mendoakan kegiatan, membangun spirit, membangun suasana bali yang aman, nyaman dan damai.

“Mega Meeting yang akan segera dilaksanakan ini harus didukung oleh semua pihak demi keamanan dan kenyamanan dan tentu saja akan jadi kebanggaan kita sebagai tuan rumah,” jelas Wayan Koster.

Kegiatan doa bersama itu juga melibatkan organisasi kemasyarakatan yang ada di Bali termasuk para tokoh maupun pimpinan lembaga yang ada di Bali. Sebagai tuan rumah, Bali sangat diuntungkan dan akan mendapatkan banyak manfaat baik langsung maupun tidak langsung.

“Manfaat langsung yang Bali dapat yakni, pembangunan Underpass, perluasan apron bandara dan revitalisasi TPA Sarbagita Suwung,” ungkap Koster.

Gubernur Bali, Wayan Koster juga mengajak untuk seluruh komponen elemen secara aktif mendukung dan menciptakan suasana Bali demi mensukseskan kegiatan IMF-WB Annual Meeting 2018.

Sementara itu, Menko Kemaritiman, Luhut B. Panjaitan dalam sambutannya menyampaikan, jumlah tamu yang telah memastikan hadir sebanyak 18.900 orang. Jumlah itu diperkirakan akan terus meningkat menjelang pelaksanaan Annual Meeting IMF-WB 2018.

“Jumlah tersebut sudah pasti terdata. Mereka pasti akan membawa keluarganya juga, sehingga bisa dipastikan jumlahnya lebih dari itu,” terang Luhut B. Panjaitan. (Tim)

Facebook Comments Box