M-RADARNEWS.COM, JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menyatakan komitmen Polri untuk mendukung penuh program dan kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan ini disampaikan Jenderal Sigit di Lapangan Silang Monas, saat Peringatan Hari Bhayangkara ke-79.
“Polri siap mengerahkan segala sumber daya untuk menyukseskan seluruh program dan kebijakan pemerintah,” ungkap Jenderal Listyo Sigit.
Baca juga: Presiden Prabowo: Polri Harus Tetap Tangguh, Bersih, dan Lindungi Rakyat
Menurutnya, semangat pengabdian tanpa henti adalah fondasi utama Polri dalam mengawal misi besar pemerintahan Presiden Prabowo yang tertuang dalam Asta Cita. Salah satu contoh nyata adalah dukungan Polri terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kapolri menyebut, Polri menargetkan pendirian 100 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hebatnya, hingga Juni 2025, sudah ada 139 SPPG yang diproyeksikan mampu melayani 430 ribu penerima manfaat. Rinciannya, 18 SPPG telah beroperasi, 24 sedang dalam tahap verifikasi, dan 97 masih dalam proses pembangunan.
Di sektor pendidikan dan pelatihan, fasilitas seperti Pusdiklat dan SPN turut mendukung program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia. Tak hanya itu, Polri juga terlibat aktif dalam program ketahanan pangan nasional.
Jenderal Sigit menambahkan, Polri telah menjalankan Program Pekarangan Pangan Bergizi dan mengoptimalkan lahan produktif. Mereka juga merekrut 593 personel Bintara Kompetensi Khusus dan memaksimalkan peran Bhabinkamtibmas di lapangan untuk mendukung program ini.
Khusus untuk komoditas jagung, Polri menggandeng Kementerian Pertanian dan lebih dari 136 ribu kelompok tani untuk mendorong penanaman jagung di lahan seluas 429 ribu hektare. Polri juga memberikan dukungan berupa distribusi alat mesin pertanian (alsintan), penyediaan bibit unggul dan pupuk, hingga pembangunan 18 gudang pangan.
“Panen Raya Serentak Kuartal I dan II telah dilakukan dengan total produksi 2,08 hingga 2,5 juta ton. Untuk Kuartal III, target tanam ditingkatkan menjadi 750 ribu hektare dengan estimasi panen 3 hingga 7,5 juta ton,” jelasnya.
Pada Kuartal IV, lanjut Kapolri Jenderal Listyo Sigit, target tanam ditetapkan seluas 1 juta hektare dengan hasil panen diperkirakan 4 sampai 10 juta ton.
Lebih lanjut, Jenderal Sigit mengungkapkan, bahwa Polri juga telah memulai ekspor jagung ke luar negeri. Pada Juni 2025, ekspor perdana dilakukan sebanyak 1.200 ton jagung dari Kalimantan Barat ke Malaysia dan 6.000 ton dari NTB ke Filipina.
“Kami optimis dengan keteguhan tekad seluruh komponen bangsa, kita mampu menggapai cita-cita mulia menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,” pungkasnya.

