BALI, (M-RADARNEWS),- Dalam rangka mengantisipasi kemungkinan bencana alam gempa bumi dan Tsunami, Kodim 1616/Gianyar mengerahkan sejumlah personel dalam kegiatan apel siaga bersama dan simulasi penanggulangan bencana (Gulbencal) yang digelar oleh BPBD Kabupaten Gianyar bersama instansi lainnya, bertempat di Pantai Siut, Desa Tulikup, Kelurahan Gianyar, Minggu (29/7).

Simulasi ini dilaksanakan juga guna meningkatkan kewaspadaan sejak dini, terhadap bencana alam yang sewaktu-waktu dapat terjadi di wilayah Kabupaten Gianyar.

BPBD Kabupaten Gianyar menggelar kegiatan simulasi penanggulangan bencana alam gempa bumi dan tsunami, yang diikuti sejumlah instansi terkait seperti TNI, Polri, Tim Medis PMI, Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, Pemuda Forum Desa Tangguh Bencana, Pelajar dan Masyarakat Desa Tulikup.

Kodim 1616/Gianyar sebagai bagian dari tim penanggulangan bencana, yang selama ini berperan aktif dalam setiap penanggulangan bencana alam yang terjadi di wilayah Kabupaten Gianyar, mengerahkan 1 Satuan Setingkat Pleton untuk mendukung kegiatan dan sekaligus sebagai upaya memelihara kewaspadaan apabila terjadi situasi darurat dan membutuhkan kesiapan personel”, ungkap Dandim 1611/Gianyar Letkol Kav Asep Noer Rokhmat, S.E., di sela-sela kegiatan simulasi tersebut.

Ditambahnnya, simulasi seperti ini penting juga untuk memberikan gambaran kepada masyarakat yang berada di daerah pesisir tentang langkah-langkah yang dilakukan apabila bencana alam itu benar-benar terjadi.

Sementara itu Ketua BPBD Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gde Oka Digjaya mengatakan, tujuan utama diselenggarakannya kegiatan simulasi penanggulangan bencana alam Gempa Bumi dan Tsunami adalah untuk menguji rencana kontijensi bencana Gempa Bumi dan Tsunami yang telah disusun pada tahun terdahulu, sehingga dapat memberikan pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat terhadap bencana alam dan melatih kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana atau keadaan darurat. (Tim)

Facebook Comments Box