JATIM, (M-RADARNEWS.COM),- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kabupaten Banyuwangi kelas II B yang saat ini masih membutuhkan lahan untuk perluasan tanah. Sekitar 3 hektar lebih lahan yang akan diberikan oleh Pemkab Banyuwangi, justru sampai saat ini belum juga terealisasi dari Bupati.

Terkait kapasitas Lapas kelas II B Banyuwangi, saat ini sudah melebihi dari kapasitas yang sudah tersedia atau sudah overload. Bahkan pihak Lapas sudah berulang kali mengirimkan surat kepada pemerintah Kabupaten Banyuwangi, lahan tersebut berada di Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi.

Kepala Lapas kelas II B, Ketut Akbar Herry Achjar mengungkapkan, bahwa kapasitas Lapas kelas II B Banyuwangi sudah penuh alias overload. Jadi, diharapkan secepatnya bisa memiliki gedung baru atau Lapas baru,” Sabtu (6/10/2018).

“Kita tetap akan memperjuangkan untuk mendapatkan lahan, dan pihaknya juga sudah sering kali mengajukan lahan baru ke pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Koordinasi terus dilakukan, tapi sampai saat ini juga masih belum terealisasi oleh pemerintah Kabupaten Banyuwangi. “Padahal kita sudah mengajukan permohonan pembukaan lahan dari 10 tahun yang lalu,” ujarnya.

Ditambahkan, saat ini pihaknya terus berupaya agar pembukaan lahan cepat terealisasi, dan kita juga sudah melayangkan surat permohonan serta terus berkoordinasi dengan pihak pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Saat ini di Lapas kelas II B Banyuwangi, yang seharusnya 1 kamar berisi 5 orang, tapi justru terisi 10 orang, karena terus bertambahnya tahanan yang masuk. “Semoga Bupati Banyuwangi berkenan menghibahkan lahan atau tanah tersebut,” harap Akbar Herry. (Ars/Tim)

Facebook Comments Box