M-RADARNEWS.COM, JATIM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi, kembali mendapat sorotan positif. Kali ini dari Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Ika Yusanti. Apresiasi tersebut diberikan atas beragamnya program pembinaan dan kualitas layanan dasar yang diberikan kepada warga binaan.
Dalam kunjungannya, pada Kamis (04/09/2025), yang merupakan bagian dari agenda Monitoring dan Evaluasi (Monev), Ika Yusanti tidak hanya meninjau administrasi, tetapi juga melihat langsung berbagai aktivitas yang menunjang proses pembinaan.
Ika Yusanti secara khusus mengamati program keterampilan, termasuk membatik dan kaligrafi. Ia berinteraksi langsung dengan para warga binaan untuk mengapresiasi karya-karya yang telah mereka hasilkan.
Menurutnya, program ini bukan sekadar mengisi waktu, tetapi memberikan bekal keterampilan yang nyata, yang sangat penting untuk proses reintegrasi sosial mereka setelah selesai menjalani masa pidana.
Selain program pembinaan, Ika juga meninjau langsung dapur Lapas Banyuwangi. Ia memastikan, bahwa proses pengolahan makanan berjalan sesuai prosedur, dengan kebersihan yang terjaga dan nilai gizi yang diperhatikan.
“Saya perhatikan kebersihan di area dapur sangat terjaga dan nilai gizi dari makanan yang disajikan untuk warga binaan juga diperhatikan dengan baik. Pemenuhan makanan sebagai kebutuhan dasar yang layak adalah hal fundamental yang harus dipenuhi,” tambahnya.
Menanggapi apresiasi tersebut, Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa menyampaikan komitmennya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan.
“Terima kasih atas apresiasi dan masukannya. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah. Kami berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan baik dari segi pembinaan kemandirian maupun pemenuhan kebutuhan dasar lainnya bagi seluruh warga binaan di Lapas Banyuwangi,” tegasnya.
Kunjungan dan apresiasi ini semakin memperkuat posisi Lapas Banyuwangi sebagai lembaga pemasyarakatan yang proaktif dan progresif, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mempersiapkan warga binaan untuk menjadi individu yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat. (by/**)

