JATIM, (M-RADARNEWS),- Polisi terus bekerja keras untuk melakukan indentifikasi sekaligus evakuasi di lokasi ledakan di kawasan Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, demikian dikatakan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mengera yang mendampingi Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin berada di lokasi ledakan. Kamis, (5/7).

Berikut laporan dari pasuruan tentang kronologi ledakan, bawa saat saksi sedang berada didalam rumah tiba tiba mendengar suara ledakan sebanyak 3 kali dari dalam rumah Saprani yang dikontrak satu keluarga Abdullah asal Aceh, kelahiran Lambideng 16 Peb 1975, Daya Lampoawe, Kecamatan Simpang Tiga Islam Aceh, Dina rohana, kelahiran Sidorjo 16 Juni 1978, Perum Arbain 6B Rt 07/01 Desa Gempeng Bangil, Pasuruan.

Saat ledakan pertama saksi mendatangi rumah tersebut dan langsung mengecek ke dalam rumah. Begitu di dalam rumah tersebut, kemudian saksi mencium bau misiu dan karena takut akhirnya saksi keluar. Saat saksi berada di luar rumah tersebut lalu saksi mendengar ledakan ke 2 yang akhirnya warga menjauh dari rumah tersebut.

Begitu warga menjauh dari rumah tersebut orang yang tidak dikenal keluar dari dalam rumah sambil membawa tas ransel keluar rumah serta saat itu polisi mengejar ke arah barat yag kemudian terdengar suara ledakan ke 3 kalinya dari Jalan kampung.

Setelah itu, pelaku masuk kedalam rumahnya sambil mengendarai motor Honda Astrea sambil membawa tas ransel hitam ke arah timur. Identitas yang menempati rumah kontrakan milik Saprani Jl. Pepaya RT 01/01 Pogar Bangil, Pasuruan.

1.Abdullah als Awardi, Jakarta 12 Juni 1968, Karang tanjung RT 06/RW 07, Kecamatan Serang Banten (melarikan diri).

2. Dina Rohana, Sidorjo 16 Juni 1978, Perum arbain 6B Rt 07/01 Desa Gempeng Bangil (diamankan)

Terkait untuk identitas yang terluka anak kecil laki-laki sekitar berusia 6 tahun, anak dari yang kontrak rumah tersebut. (Tim/TNJ)

Facebook Comments Box