Site icon www.m-radarnews.com

Momen Unik! Lantik Guntur sebagai Sekda di TPS3R Balak, Bupati Ipuk Ingatkan Pejabat harus Turun ke Lapangan

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani resmi melantik Guntur Priambodo sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuwangi, digelar di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS 3R) Balak, Kecamatan Songgon, pada Senin (22/09/2025). (Foto: dok/by)

Bupati Ipuk Fiestiandani: ASN Itu Melayani Bukan Dilayani!

M-RADARNEWS.COM, JATIM – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani resmi melantik Guntur Priambodo sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuwangi. Pelantikan ini berlangsung unik karena digelar di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R) Balak, Kecamatan Songgon, pada Senin (22/09/2025).

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama ini menjadi yang pertama kalinya diselenggarakan di lokasi pengolahan sampah. Meski dikelilingi bau tak sedap, prosesi tetap berjalan khidmat dan lancar.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Ir. Mujiono, para Asisten, Staf Ahli, perwakilan DPRD, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat se-Banyuwangi, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga para pekerja TPS3R.

Dalam sambutannya, ​Bupati Ipuk Fiestiandani mengungkapkan, bahwa pemilihan lokasi ini merupakan bagian dari pelantikan yang istimewa. Menurutnya, ini adalah cara untuk mengingatkan para pejabat agar lebih sering turun ke lapangan.

“Tugas pemerintah daerah tidak hanya merancang kebijakan, tetapi juga harus mampu menyelesaikan masalah masyarakat secara konkret dengan turun langsung ke lapangan,” tegasnya.

Bupati Ipuk mengingatkan tugas Sekda adalah pusat dari kendali birokrasi. Maka, dia meminta agar sekda mampu mengendalikan birokrasi juga bisa menghubungkan visi kepala daerah dengan eksekusinya dalam program-program kerja.

Ia juga turut menjabarkan berbagai hal pokok yang harus dicapai untuk membawa Banyuwangi sebagai daerah yang berdaya saing. Tugas-tugas itu antara lain menurunkan angka kemiskinan, menciptakan inovasi yang berdampak, hingga mendorong sumber daya manusia yang unggul.

​”Kepada Sekda baru, Saya titipkan amanah untuk membangun birokrasi yang melayani, bukan untuk dilayani. Saya juga meminta semua pejabat untuk turun ke lapangan dan melihat kondisi di bawah,” pesan Bupati Ipuk.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Banyuwangi, Ilzam Nuzuli menjelaskan, bahwa mekanisme pengangkatan Sekda telah melalui tahapan sesuai PP 11 Tahun 2017, sebagaimana diubah dengan PP 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS.

Seluruh proses pelaksanaan di bawah pengawasan Deputi Pengawasan dan Pengendalian Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pemkab Banyuwangi, juga telah membuka pendaftaran jabatan Sekda melalui website resmi asn karir di bkn.go.id, dan telah menyosialisasikan ke BKPP lingkungan Pemprov Jatim.

“Mulai dari dibukanya seleksi terbuka selama 15 hari kalender, dan perpanjangan seleksi terbuka sebanyak 15 hari kalender tidak ada PNS yang mendaftar,” kata Ilzam.

Oleh karena itu, lanjut Ilzam, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) memberikan pertimbangan untuk pengisian jabatan Sekda melalui mekanisme mutasi/rotasi dengan uji kompetensi.

Hasil uji kompetensi tersebut kemudian mendapatkan rekomendasi dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai dasar penetapan dan pengangkatan JPT Pratama Sekda dari Pejabat yang terpilih.

Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian berdasarkan persetujuan Gubernur Jatim melalui surat tertanggal 22 September 2025, tentang Koordinasi Pengisian JPT Pratama Sekda Banyuwangi, selanjutnya menetapkan dan melantik Sekda Banyuwangi melalui mekanisme rotasi dan mutasi.

Seusai dilantik, Sekda Guntur menyatakan kesiapannya dalam mengemban berbagai tugas dari Bupati Banyuwangi. Termasuk untuk mendukung visi-misi kepala daerah dalam program-program pemerintah.

“Tugas-tugas pokok dari sekda adalah menyambungkan, menghubungkan, mengkoordinasikan, mengkarakterasi program kerja di OPD (Organisasi Perangkat Daerah),” pungkasnya.

​Sekedar diketahui, ​Guntur Priambodo merupakan sosok Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berpengalaman di lingkungan Pemkab Banyuwangi. Sebelum menjabat Sekda, ia pernah menduduki berbagai posisi penting, seperti Plh Sekda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, dan Kepala Dinas PU Pengairan. (by/*)

Spread the love
Exit mobile version