M-RADARNEWS.COM, JAKARTA – Polri menegaskan komitmennya untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Sebagai pilar utama jaminan kesiapsiagaan ini, Polri secara resmi mengoptimalkan layanan hotline 110 sebagai saluran utama pengaduan dan pelaporan masyarakat.
Optimalisasi layanan darurat ini akan dimulai efektif pada 22 Desember 2025, menandai dimulainya operasi kesiapsiagaan Polri dalam merespons cepat setiap situasi kedaruratan, mulai dari gangguan kamtibmas, kecelakaan, hingga kebutuhan bantuan darurat lainnya di lapangan.
Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menekankan, bahwa langkah ini bukan hanya sekadar peningkatan operasional, tetapi merupakan bagian integral dari Transformasi Polri yang berfokus pada pelayanan publik yang mudah diakses dan sangat responsif.
“Kami mengoptimalkan layanan 110 sebagai saluran cepat masyarakat menyampaikan laporan dan kebutuhan darurat. Setiap laporan akan ditindaklanjuti secara responsif dan terukur di lapangan,” jelas Wakapolri, Senin (15/12/2025).
“Ini adalah wujud konkret kesiapsiagaan Polri dan komitmen kami menghadirkan pelayanan yang mudah diakses dan terpercaya bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.
Kekuatan utama dari optimalisasi 110 kali ini adalah integrasinya dengan jaringan pengamanan fisik Polri yang tersebar luas. Untuk periode Nataru ini, Polri didukung oleh:
- 2.903 Pos: Meliputi Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu di seluruh Indonesia.
- Koneksi Langsung: Setiap panggilan darurat yang masuk melalui 110 akan secara otomatis terhubung dan diteruskan kepada personel yang bertugas di pos terdekat.
Sistem Command Center 110 memastikan, bahwa informasi yang masuk dapat segera ditindaklanjuti, memangkas waktu respons (response time) secara signifikan. Hal ini bertujuan utama untuk menjaga keamanan, kenyamanan, serta menjamin kelancaran arus lalu lintas selama masa liburan.
Polri mengajak seluruh komponen masyarakat untuk memanfaatkan layanan 110 secara bijak. Penggunaan layanan 110 harus diprioritaskan untuk situasi darurat dan pelaporan yang membutuhkan kehadiran petugas di lapangan.
Peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan bersama dengan melaporkan setiap potensi gangguan secara cepat dan akurat sangat vital agar perayaan Nataru dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kedamaian. (by/**)

