BALI, (M-RADARNEWS.COM),- Partai Demokrat Bali gelar Pembekalan Para Calon DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota se-Bali. Acara dihadiri oleh Ketua DPD Partai Demokrat Prov. Bali, Made Mudarta sebagai narasumber dan diikuti sekitar 400 peserta Daftar Calon Sementara (DCS) yang bertempat di Pak Oles Green School Jalan Waribang Denpasar. Selasa, (28/08).

Ketua DPD Partai Demokrat Prov. Bali, Made Mudarta dalam sambutannya mengatakan, biaya politik yang cukup besar membuat calon legislatif memilih melakukan tandem untuk melakukan kampanye. Intinya, semua calon legislatif dari partai demokrat harus mencari tandem dalam satu partai.

“Biaya rata-rata untuk maju sebagai Calon legislatif DPR RI membutuhkan anggaran sekitar Rp 2,5 milyar, sedangkan untuk di tingkat DPRD Tingkat I Rp 1,5 milyar dan di tingkat Kabupaten/Kota rata-rata menghabiskan biaya sekitar Rp 500 juta. Dengan tandem, Mudarta mengungkapkan, biaya yang dikeluarkan dapat dihemat hingga 50 persen.

Dalam pembekalan, Mudarta membantah isu yang menyebutkan Partai Demokrat menjadi partai terkorup. Pihaknya memiliki data resmi dan valid terkait kasus-kasus korupsi yang ditangani KPK, Kejaksaan hingga Kepolisian. Data itu akan digunakan untuk mengkounter isu-isu yang berkembang.

“Kita akan membuat grup-grup WA untuk countering isu-isu yang menyudutkan partai Demokrat. Workshop dan pembekalan calon anggota DPRD Bali Provinsi/Kabupaten/Kota Partai Demokrat dihadiri oleh kader dari seluruh Bali. Ada sekitar 400 bacaleg yang hadir dalam acara itu,” jelas Mudarta. (Yd)

Facebook Comments Box