JATENG, (M-RADARNEWS.COM),-        Pemerintah Desa Karangtalun, Kecamatan Karangdowo, Klaten menyalurkan bantuan sosial berupa sembako tahap 4 kepada 132 warga yang terdampak wabah Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan ketat di gedung kantor desa setempat, Rabu (23/09/2020).

Meski saat ini di beberapa desa wilayah Kabupaten didera wabah Virus Corona, namun Pemdes Karangtalun berupaya melayani warga dengan segera menyalurkan bansos sembako tahap 4 ini dengan mengedepankan protokol kesehatan. Penyaluran Bansos Sembako Kabupaten Tahap 4 kali ini agak berbeda dengan tahap sebelumnya.

Pada kesempatan ini, Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani secara simbolis menyerahkan bansos secara bersama di beberapa desa lain dengan melakukan secara daring/virtual.

Dalam arahannya Bupati Klaten mengatakan tidak bisa menyalurkan bansos secara langsung (tatap muka) dengan waega terkait pandemi dan terus meningkatnya paparan wabah Covid-19 di Kabupaten Klaten. “Kami berharap kepada semuanya tanpa terkecuali baik pejabat daerah ditingkat kecamatan atau kelurahan dan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan,” katanya.

Kepala Desa Sumardi, SE., mengatakan, dalam penyaluran bansos sembako tahap 4 ini memang sangat ketat dengan menerapkan protokol kesehatan dari pemerintah seperti, wajib mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker.

“Warga sebagai penerima bantuan sosial sembako dipantau sejak awal mereka datang ke lokasi dan dicek suhu badan dengan alat Thermogan. Penerima bantuan wajib memakai masker, menjaga jarak tidak boleh bergerombol dan mencuci tangan dengan handsanitizer untuk mencegah penularan virus Covid-19.

Penyaluran bantuan sosial ini berupa sembako senilai Rp200 ribu, acara dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai,” ujarnya.

Dalam penyaluran bansos sembako tahap 4 ini semua petugas seperti, Kades Karangtalun beserta Perangkat Desa memakai masker dan menggunakan pelindung wajah.

“Semoga bansos sembako ini bisa membantu warga untuk dapat digunakan dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” katanya.

Sumardi menghimbau, apabila ada warga yang terpapar virus Covid-19 wajib dikarantina di Rumah Sakit. Sedang apabila ada warga yang baru merasakan gejala-gejalanya bisa melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari.

“Masuk Tatanan New Normal, semua warga harus tertib dan wajib menggunakan masker diluar ruangan atau di rumah masing-masing serta melakukan protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” harapnya.

Salah seorang ibu warga setempat yang enggan disebut namanya sebagai penerima bansos sembako tahap 4 tersebut mengaku sangat senang. “Untuk tambah-tambah keperluan di dapur”, katanya. (Dan)

Facebook Comments Box