JATENG, (M-RADARNEWS.COM),-            Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali mulai melakukan pencanangan vaksinasi Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Susu pada, Senin (25/01/2021). Vaksinasi yang digelar di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali yang disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube Diskominfo Boyolali. Sejumlah tokoh masyarakat di Kota Susu menjadi sasaran dari pencanangan vaksinasi.

Orang pertama yang mendapatkan vaksin jenis Sinovac ini yakni Bupati Boyolali, Seno Samodro. Kemudian disusul beberapa tokoh masyarakat lainnya, yakni Kapolres Boyolali, AKPB Morry Ermond; Dandim 0724/Boyolali, Letkol Inf Aris Prasetyo; Ketua TP PKK Kabupaten Boyolali, Desy Adiwarni: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, Masruri.

“Pertama kali divaksin di Boyolali adalah Bupati Boyolali Seno Samodro,” terang Kepala Dinkes Kabupaten Boyolali, Ratri S. Survivalina di sela kegiatan.

Dijelaskan lebih lanjut, Kabupaten Boyolali mendapat alokasi vaksin sebanyak 7.600 dosis yang akan digunakan oleh tenaga kesehatan (nakes) di seluruh Kabupaten Boyolali. Penyuntikan vaksin dosis pertama ke nakes akan dilakukan Selasa-Rabu (26-28/01/2021). Selanjutnya, penyuntikan dosis kedua dilakukan dua minggu setelahnya.

“Ini kita dapat untuk seluruh nakes. Jadi terakhir itu kita dapat dropping sebanyak 7.600 dosis, itu sementara jumlah data nakes yang ada di Kabupaten Boyolali 3.495, jadi mencukupi untuk semua nakes,” terangnya.

Sebelum mendapat vaksin, mereka terlebih dahulu harus melewati skrining kesehatan. antara lain tubuh harus sehat, tensi darah harus normal, belum pernah terpapar Covid-19, tidak sedang hamil atau menyusui, dan lain sebagainya. Apabila tahap skrining lolos, maka akan dilakukan penyuntikan vaksin dan setelahnya harus menunggu 30 menit untuk diobservasi paska vaksinasi

Salah satu pejabat yang menerima vaksin, Sekda Masruri mengimbau masyarakat agar tidak takut dengan vaksin Covid-19.

“Supaya meyakinkan masyarakat bahwa vaksin itu aman. Ini sebagai upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh kita, supaya kita tidak terinfeksi virus,” katanya.

Setelah menerima vaksin Covid-19, masyarakat tetap diimbau menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan untuk memutus rantai perkembangan Covid-19.

 

 

Penulis : Tim Liputan Diskominfo Kab. Boyolali

Facebook Comments Box