M-RADARNEWS.COM, JATIM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim), kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi melalui penyaluran Bantuan Biaya Pendidikan dan/atau Beasiswa Pendidikan Tinggi Tahun 2025. Bantuan tersebut diserahkan langsung Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada 141 mahasiswa di Gedung Islamic Center Surabaya, pada Rabu (17/12/2025).
Sebanyak 141 mahasiswa penerima beasiswa berasal dari dua perguruan tinggi negeri di Surabaya, yakni 94 mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan 47 mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Program ini ditujukan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyampaikan, bahwa bantuan pendidikan merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah dalam membangun kesalehan sosial, tidak semata bantuan finansial. Menurutnya, pendidikan harus menjadi sarana membangun karakter, kepedulian, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Bantuan ini diharapkan mampu memotivasi mahasiswa untuk terus berprestasi, menyelesaikan studi tepat waktu, serta kelak memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” kata Khofifah.
Pada kesempatan yang sama, Khofifah juga mengapresiasi peran ITS Surabaya dalam mendukung Program SMA Double Track di Jawa Timur. Program tersebut dinilai efektif dalam memperkuat pendidikan vokasi di tingkat SMA melalui pembekalan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan siswa untuk berwirausaha atau bekerja.
Gubernur Khofifah menegaskan, penguatan pendidikan tinggi, vokasi, dan pembinaan talenta muda merupakan bagian dari strategi Pemprov Jatim dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.
Menutup sambutannya, Gubernur Khofifah mendoakan agar seluruh mahasiswa penerima bantuan dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan ilmunya membawa keberkahan. “Mudah-mudahan semua dimudahkan Allah SWT dalam mencapai cita-cita, sukses studinya, dan ilmunya bermanfaat bagi banyak orang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Imam Hidayat, menjelaskan bahwa beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa dari ITS Surabaya dan UIN Sunan Ampel Surabaya. Ia berharap program bantuan pendidikan ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.
“Alhamdulillah, kita patut bersyukur karena hari ini dapat melaksanakan penyerahan bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa Tahun 2025 dalam keadaan sehat. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi adik-adik mahasiswa,” ujar Imam Hidayat.
Ia menyampaikan, bahwa pelaksanaan bantuan biaya pendidikan ini mengacu pada sejumlah regulasi, antara lain Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Permensos Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran dan Penggunaan Data Tunggal Sosial Pemberdayaan Sosial dan Program Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial, serta Pergub Jatim Nomor 25 Tahun 2025 tentang Pemberian Bantuan Biaya Pendidikan dan/atau Beasiswa.
Lebih lanjut, Imam Hidayat menjelaskan, bahwa bantuan biaya pendidikan mahasiswa Tahun 2025 memiliki sejumlah tujuan utama, di antaranya;
Pertama, mendukung program prioritas pembangunan daerah sesuai visi dan misi Jawa Timur Tahun 2025–2030 melalui program Jatim Cerdas, guna memperkuat akses dan mutu pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan.
“Kedua, mendorong transformasi sosial dalam rangka membangun sumber daya manusia yang berkualitas serta menjamin keberlanjutan studi mahasiswa, khususnya yang berasal dari keluarga prasejahtera,” pungkasnya. (red/jnr/kmf)

