JATENG, (M-RADARNEWS.COM),-            Satuan Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Klaten mengumumkan situasi terkini penyebaran Covid-19 per hari Kamis (05/11). Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas PP Covid-19 Klaten, dr.Cahyono Widodo, M.Kes menyampaikan, bahwa hari ini terdapat 19 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh, dan penambahan 31 orang terkonfirmasi positif Covid-19 yang mana 1 orang diantaranya meninggal dunia.

Sehingga jumlah kumulatif pasien terkonfirmasi covid-19 di Klaten menjadi 995 orang. Sebanyak 161 orang menjalani perawatan di rumah sakit/melakukan isolasi mandiri, 798 orang sembuh dan 36 orang meninggal dunia.

“Saat ini terdapat 19 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh serta penambahan 81 kasus terkonfirmasi positif baru, dimana 1 kasus diantaranya meninggal dunia. Pasien yang sembuh hari ini berasal dari Klaten Selatan, Polanharjo, Wonosari, Pedan, Bayat, Karanganom, Prambanan, Ceper, Klaten Utara dan Trucuk. Sedangkan penambahan kasus terkonfirmasi positif baru berasal dari Klaten Utara, Trucuk. Kemalang, Ngawen, Kebonarum, Jogonalan, Kalikotes, Klaten Tengah. Karanganom, Klaten Selatan dan Jatinom,” terang dr. Cahyono dalam keterangan rilisnya, Kamis (05/11/2020).

Pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh hari ini masing-masing berinisial RBA (34) Perempuan dari Klaten Selatan, yang sebelumnya terkonfirmasi Covid-19 pada 8 November 2020. HM (29) Perempuan dan MAA (5) Laki-laki dari Polanharjo, terkonfirmasi Covid-19 pada 30 Oktober 2020. SS (59) Perempuan dari Wonosari, terkonfirmasi Covid-19 pada 18 Oktober 2020. SW (44) Perempuan dari Pedan, terkonfirmasi Covid-19 pada 12 Oktober 2020. BNR (4Bln) Laki-laki dari Bayat, terkonfirmasi Covid-19 pada 26 Oktober 2020. SW (45) Laki-laki, DP (53) Laki-laki, DWK (31), Perempuan, A (52) Perempuan dan AN (17) Perempuan dari Karanganom, terkonfirmasi Covid-19 pada 25 & 30 Oktober 2020, TS (47) Perempuan dan RSA (19) Laki-laki dari Prambanan, terkonfirmasi Covid-19 pada 24 & 29 Oktober 2020, MFP (19) Laki-laki, W (52) Laki-laki dan NA (29) Perempuan dari Ceper, terkonfirmasi Covid-19 pada 25 & 29 Oktober 2020, M (76) Laki-laki dan SM (74) Perempuan dari Klaten Utara, terkonfirmasi Covid-19 pada 24 Oktober 2020 serta H (51) Perempuan dari Trucuk, terkonfirmasi Covid-19 pada 29 Oktober 2020. Pasien sembuh hari ini seluruhnya telah menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri dibawah pengawasan tim medis. Ke 19 pasien tersebut dinyatakan sembuh setelah selesai menjalani isolasi.

Sementara untuk penambahan kasus positif baru hari ini masing-masing berinisial AA (42) Perempuan, ARD (16) Laki-laki, NKM (13) Perempuan dan RW (35) Perempuan dari Klaten Utara, M (53) Laki-laki, GAR Laki-laki dan MRG (26) Laki-laki dari Trucuk, SR (52) Laki-laki dari Kemalang, FDA (29) Perempuan dari Ngawen, ORA (22) Perempuan dari Kebonarum, BS (35) Laki-laki, S (59) Perempuan dan TP (31) Perempuan dari Jogonalan, S (59) Perempuan dari Kalikotes, WD (24) Laki-laki, JT (48) Laki-laki dan DHS (54) Laki-laki dari Klaten Tengah, MK (26) Perempuan dari Karanganom, 4 kasus terkonfirmasi nakes dari hasil pelacakan kontak erat di Puskesmas Kemalang berinisial SS (35) Laki-laki dan IRK (26) Perempuan dari Jogonalan, YP (32) Perempuan dari Klaten Utara, ISI (28) Perempuan dari Kebonarum serta 8 kasus terkonfirmasi nakes Mari hasil pelacakan kontak erat di RSST berinisial VAR (30) Perempuan dari Karanganom, TYS (44) Perempuan dari Jatinom, BS (46) Laki-laki dari Trucuk, B (28) Laki-laki dari Ngawen, FHA (38) Perempuan dari Kalikotes, BU (30) Perempuan dari Kebonarum, BA (38) Laki-laki dan T (46) Laki-laki dari klaten Selatan. Sedangkan untuk penambahan pasien meninggal dunia berinisial BN (50) Laki-laki dari Klaten Selatan yang meninggal dunia pada 27 Oktober 2020.

Seluruh kasus penambahan terkonfirmasi covid-19 hari ini merupakan kontak erat dari kasus terkonfirmasi covid-19 sebelumnya dan saat ini sedang menjalani isolasi mandiri dibawah pengawasan tim medis.

Dengan adanya kasus terkonfirmasi nakes dari hasil pelacakan kontak erat di Puskesmas Kemalang dan RSST, maka telah diambil langkah-langkah sebagai berikut: Koordinasi dengan Satgas Kabupaten dan Satgas Kecamatan; Kasus terkonfirmasi dilakukan isolasi mandiri; Melakukan Koordinasi internal Puskesmas; Maping Tenaga yang ada untuk pelayanan di Puskesmas; Kontak erat kasus dilakukan tracing kontak dan kontak erat dilakukan karantina mandiri dan swab; Melakukan Desinfeksi ruangan. (tim/hm)

Facebook Comments Box