M-RADARNEWS.COM, JATIM – Pimpinan Cabang (Pimcab) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Banyuwangi, mulai tancap gas memperkuat mesin organisasi dengan menggelar Rapat Kerja (Raker) Pimpinan Cabang (Pimcab) di Sekretariat Pimpinan Kecamatan (Pimcam) PKN Genteng, Minggu (31/05/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi kader, sekaligus penguatan struktur partai dalam menyusun langkah strategis dan program kerja ke depan.
Kegiatan raker tersebut turut dihadiri jajaran Pimpinan Daerah (Pimda) PKN Jawa Timur, di antaranya Wakil Ketua Tony Siswanto, SH., MH., Sekretaris Gatot Subagyo, Ketua Pimcab PKN Mojokerto, serta Ketua Pimcab PKN Kediri. Hadir pula jajaran pengurus Pimpinan Kecamatan (Pimcam) dan kader PKN Banyuwangi dari berbagai wilayah.
Dalam raker tersebut, pengurus membahas sejumlah program strategis, di antaranya penguatan struktur organisasi, pemetaan potensi kader di Banyuwangi, serta penyusunan program kerja periode 2026-2027.
Ketua Pimcab PKN Banyuwangi, Zainuri, S.I.C., mengatakan seluruh kader tidak perlu lagi ragu dalam menjalankan perjuangan politik karena kini telah memiliki wadah perjuangan yang jelas melalui PKN.
“Teman-teman tidak perlu lagi takut dalam berjuang karena sekarang kita sudah mempunyai kendaraan baru. Tidak perlu malu-malu lagi. Angkat bendera itu setinggi-tingginya sebagai simbol perjuangan dan keberanian,” ujar Zainuri dalam sambutannya.
Pada kesempatan tersebut juga disepakati 10 poin Nota Kesepahaman dan Kesepakatan Gerakan PKN Kabupaten Banyuwangi. Kesepakatan itu ditandatangani seluruh jajaran pengurus di tingkat Pimcam sebagai pedoman bersama dalam menjalankan organisasi secara terarah dan terstruktur.
Menurut Zainuri, gerakan yang dibangun PKN Banyuwangi, bersifat terbuka dan mengedepankan kebersamaan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Pimpinan Cabang (Pimcab) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Banyuwangi, menggelar Rapat Kerja (Raker) Pimpinan Cabang (Pimcab) di Sekretariat Pimpinan Kecamatan (Pimcam) PKN Genteng, Minggu (31/05/2026).
Sementara itu, Sekretaris Pimda PKN Provinsi Jatim Gatot Subagyo menegaskan, bahwa konsolidasi yang dilakukan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata dalam membangun kekuatan partai hingga tingkat daerah.
“Kami berharap seluruh struktur Pimda se-Jawa Timur terbentuk dan siap sebelum akhir tahun 2026. Banyuwangi menjadi titik awal kebangkitan. Jangan ragu, yang penting fokus. PKN nanti akan pecah telur di Banyuwangi,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, sambutan Ketua Pimda PKN Jatim Agoes Boedijono, yang dibacakan Wakil Ketua Tony Siswanto, SH., MH., menekankan pentingnya raker sebagai momentum memperkuat konsolidasi dan komitmen perjuangan kader.
Ia menegaskan, bahwa kader PKN harus hadir di tengah masyarakat sebagai pendengar, penggerak, dan pemberi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.
“Kader PKN harus mendengarkan keluhan petani, memahami kesulitan nelayan, dan merasakan kegelisahan pelaku UMKM. Politik harus hadir setiap hari dalam kehidupan masyarakat, bukan hanya menjelang pemilu,” ujarnya.
Menurutnya, PKN Banyuwangi telah memilih bergerak lebih awal dengan memperkuat mesin partai hingga tingkat akar rumput. Langkah tersebut diyakini akan menjadi modal penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap partai.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk terus menjaga semangat gotong royong, militansi, dan kepedulian sosial agar PKN semakin dekat dan dicintai masyarakat.
Raker yang berlangsung penuh semangat itu diharapkan mampu menghasilkan program-program konkret yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Banyuwangi, sekaligus memperkuat eksistensi Partai Kebangkitan Nusantara di Bumi Blambangan. (by/yn)

