JATIM, (M-RADARNEWS.COM),-          Subdit I Ditreskrimum Polda Jatim berhasil mengungkap kasus penipuan dan penggelapan investasi bodong (fiktif). Aksi penipuan ini diketahui 6 November 2017 sampai April 2018. Hingga hari ini, Rabu (25/11/2020) baru 20 pelapor yang melaporkan kasus itu. Kerugian korban sebesar Rp15 milyar.

Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Kantor Investasi Ragamanagement Consultant, beralamat di Perumahan Citra Garden Cluster Green Hill Blok GH/1 No. 15 Sidoario Jawa Timur. Kasus ini melibatkan terangka berinisial PP (39) warga Dsn. Sitimerto Rt.004 Rw.001, Kel. Sitimerto, Kec. Pagu, Kabupaten Kediri.

Korban Mey Frida Eka Mahaputra (38) warga di Perumahan Galaxy Bumi Permai Blok N-3 No. 6 Kelurahan Medokan, Semamopir, Surabaya.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko didampingi Kasubdit I Kamneg AKBP Rofiq mengatakan, tersangka PP mengaku sebagai owner kantor investasi Raga Management ternyata fiktif, ini menawarkan kerjasama kepada 20 orang korban agar bersedia menyetor modal investasi dengan iming-iming dijanjikan keuntungan sebesar 5-6 persen per-bulan dengan dibuatkan surat perjanjian kerjasama penanaman modal.

Namun, setelah jatuh tempo perjanjian kerjasama berakhir, modal vang telah disetor para korban tidak dapat diambil dan keuntungan sebesar 5-6 persen yang dijanjikan juga tidak diberikan dengan alasan transaksi forex macet akibat pandemi Covid-19.

Berdasarkan keterangan tersangka dan hasil penyidikan, uang modal milik para korban telah habis digunakan tersangka PP untuk memenuhi kebutuhan pribadinya antara lain membeli rumah dan mobil mewah.

Akibat perbuatan tersanaka, para korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp15 milyar. Merasa dirugikan, para korban melaporkan perbuatan tersangka tersebut ke SPKT Polda Jatim dengan dasar laporan polisi nomor : LPB/636/VIIN/RES. 1.11./2020/UM/SPKT Polda Jatim, tanggal 10 Agustus 2020.

Motif tersangka PP yang ingin menguasai uang modal investasi mengaku sebagai Owner Raga Management (Fiktif) menawarkan.

Barang bukti dari tersangka PP rumah di Perumahan Citra Garden Cluster Green Hill Blok GH/1 No.15 Sidoarjo Jawa Timur, mobil merk BMW serie X5 nopol AG-168-EX warna hitam tahun 2018 Noka: MHHKRO607HK960109, Nosin: 02535056 a.n Eka Murtiningsih alamat Osn Sitimerto Rt. 04 Rw. 01 Ds. Sitimerto Kec. Pagu Kab. Kediri; mobil BMW serie 320i nopol AG-168-RM warna hitam tahun 2018 Noka: MHH8A3607JK956263, Nosin: F3273132 a.n Heru Prasetiyo alamat Dsn. Lamong Rt. 02 Rw. 04 Ds. Lamong Kec. Badas Kab. Kediri; motor merk Honda Scoopy nopol AG-5648DR warna merah oputih tahun 2017, Noka: MH1JFW112HK860411 Nosin: JFW1E1871071 a.n Eka Murtiningsih alamat Dsn. Sitimerto Rt. 04 Rw. 01 Ds.Sitimerto Kec. Pagu Kab. Kediri.

Selain itu, mobil merk BMW serie X5 nopol AG-168EX warna hitam tahun 2018 Noka; MHHKRO607HK860108, Nosin 02535055 an Eka Murtiningsih alamat Dsn. Sitimerto Rt. 04 Rw. 01 Ds. Sitimerto Kec. Pagu Kab. Kediri; 1 (satu) lembar STNK mobil merk BMW serie 320i nopol AG-168-RM warna hitam tahun 2018 Noka : MHH8A3607JK956263, Nosin : F3273132 a.n Heru Prasetiyo alamat Dsn. Lamong Rt. 02 Rw. 04 Ds. Lamong Kec. Badas Kab. Kediri; 1 (satu) lembar STNK motor merk Honda Scoopy nopol AG-5648-DR warna merah putih tahun 2017 Noka : MH1JFW112HK860411, Nosin : JFW1E1871071 a.n Eka Murtningsin alamat Dsn. Sitimerto Rt. 04 Rw. 01 Ds. Sitimerto Kec. Pagu Kab. Kedirt; 1 (satu) buku BPKB mobil merk BMW serie X5 nopol AG-168 EX warna hitam tahun 2018 Noka: MHHKRO607HK960109, Nosin 02535056 an Eka Murtiningsin ailamat Dsn. Sitimerto Rt. 04 Rw. 01 Ds. Sitimerto Kec. Pagu Kab. Kediri; buku BPKB mobil merk BMW serie 320i nopol AG 168 RM warna hitam tahun 2018 Noka: MHH8A3607JK956263, Nosin: F3273132 an Her Prasetiyo alamat Dsn. Lamong Rt. 02 Rw. 04 Ds. Lamong Kec. Badas Kab. Kediri, dua HP merk iphone type 7 plus warna hitam, Cap Stempel RAGA MANAGEMENT; 10 berbagai Bank dan 17 ATI berbagai Bank.

Modus operandi tersangka kerjasama kepada para korban agar bersedia menyetor uang modal dengan dijanjikan keuntungan sebesar 5-6 persen perbulan, dengan dibuatkan perjanjian kerjasama penanaman modal investasi untuk transaksi mata uang asing (Forex).

Namun pada saat jatuh tempo perjanjian kerjasama telah berakhir, modal investasi yang telah disetor para korban tidak dapat diambil dan telah habis digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi tersangka untuk membeli rumah dan mobil mewah. Sedangkan keuntungan sebesar 5-6 persen perbulan yang dijanjikan oleh tersangka kenada para korban tidak diberikan dengan alasan transaksi forex macet terkena imbas pandemi Covid-19.

Selain itu, tersangka PP membeli rumah dan mobil mewah untuk meyakinkan calon korban, meyakinkan para korban bahwa tersangka adalah pengusaha sukses dibidang investasi trading mata uang melalui Forex, dengan harapan agar korban/ para calon korban bersedia ikut kerjasama dan menyetorkan modal investasi.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 378 dan atau Pasal 372 KUHP Tentang Tindak Pidana Penipuan dan atau Penggelapan dengan ancaman hukuman : Pasal 378 KUHP ancaman maksimal 4 Tahun dan Pasal 372 KUHP ancaman maksimal 4 tahun. Sedangkan kerugian materi Rp15 milyar. (tim/tnpj)

Facebook Comments Box