Site icon www.m-radarnews.com

Polisi Amankan 91 Orang Terduga Terlibat Kerusuhan dan Pengrusakan Gedung DPRD Kota Madiun

Polisi berhasil amankan 91 orang diduga pelaku kerusuhan dan pengrusakan Gedung DPRD Kota Madiun. (Foto: dok/hm)

M-RADARNEWS.COM, JATIM – Polres Madiun Kota berhasil mengungkap kasus anarkisme saat unjuk rasa di Gedung DPRD Kota Madiun, Sabtu (30/08) lalu. Awalnya, massa berkumpul untuk menyampaikan aspirasi secara damai. Namun, sekelompok orang justru memicu kerusuhan dengan melemparkan bom molotov, merusak fasilitas gedung, hingga melakukan penjarahan.

Menanggapi hal tersebut, Polres Madiun Kota segera melakukan penyelidikan. Hasilnya, Polisi mengamankan total 91 orang yang diduga terlibat. Dari jumlah tersebut, delapan pelaku ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana dan satu orang dikenakan wajib lapor karena masih di bawah umur. Sementara itu, 82 pelaku yang juga di bawah umur telah dikembalikan ke orang tua untuk pembinaan.

Para pelaku memiliki peran yang berbeda-beda. Tersangka YPAT (19) mengaku nekat melemparkan bom molotov setelah merakitnya dengan panduan dari YouTube. Sementara itu, seorang remaja berinisial RDE diketahui membuat unggahan provokatif di Instagram dan TikTok yang memicu amarah massa.

Selain itu, dua pelaku berinisial FU dan AN ditangkap karena merusak kaca dan genteng gedung DPRD. Empat orang lainnya juga memanfaatkan kericuhan tersebut untuk mencuri motor dan besi penutup selokan.

Wakapolres Madiun Kota, Kompol Dr. I Gusti Agung Ananta menegaskan, bahwa kerusuhan ini bukan murni unjuk rasa, melainkan sudah ditunggangi pihak yang ingin menciptakan kekacauan.

“Kami tindak tegas setiap bentuk provokasi, perusakan, maupun tindak pidana. Tidak ada toleransi bagi pelaku anarkis yang merusak ketertiban umum,” tegas Kompol I Gusti, pada Rabu (11/09/2025).

Polisi menilai, media sosial memiliki peran besar dalam menyulut provokasi, sehingga patroli siber akan diperkuat. Selain itu, Polres Madiun Kota juga bekerja sama dengan tokoh masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Terakhir, Wakapolres berkomitmen untuk terus menyelidiki aktor dan provokator di balik kerusuhan ini, serta memastikan semua pelaku diproses hukum hingga tuntas. (by/*)

Spread the love
Exit mobile version