BALI, (M-RADARNEWS.COM),- Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta dan sekarang bakal Cawapres dari salah satu paslon Pilpres 2019, Sandiaga Salahuddin Uno menjadi narasumber dalam acara seminar yang digelar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Hotel Puri Dalem, Sanur, Bali, Sabtu (8/9/2018) malam.

Seminar yang mengangkat tema “Menjadi Pengusaha Millenial Berskala Nasional”. Di hadapan milenial di Bali, Sandiaga berbicara soal masalah ekonomi yang tetap harus disikapi dengan pertumbuhan lapangan pekerjaan.
Sandiaga Uno menyampaikan, bahwa kondisi ekonomi saat ini terlihat adanya penurunan rupiah dan harus disikapi dengan bijak tanpa ada yang saling menyalahkan. Ini merupakan siklus sepuluh tahunan dimana ada terjadi turbulensi ekonomi.

“Saya di tahun 1998 di-PHK oleh perusahaan tempat saya bekerja ketika krisis ekonomi terjadi saat itu,” jelasnya menjawab pertanyaan. Setelah dipecat, Sandiaga yang tak punya latar belakang keluarga pengusaha dan diantara saudara tidak ada yang terjun di dunia usaha atau bisnis, akhirnya dirinya memutuskan untuk terjun ke bisnis dan menjadi pengusaha generasi pertama dalam keluarga.

Disampaikan Sandiaga, sekarang saya bisa mempekerjakan 30 ribu karyawan,” jelasnya. Jadi untuk sukses di bisnis itu tak harus berlatar belakang dari keluarga pengusaha. “Yang penting pula, usaha itu harus dibangun bersama-sama, dengan pertemanan dan mengembangkan jaringan. Terutama harus ada yang mengurus usaha, produksi, pemasaran, dan lain-lain.

“Ada 3 karakterialistik dalam mengembangkan atau mensukseskan bisnis usaha generasi millenial yang sangat berpengaruh saat ini yaitu, Pertama, dari memilih bisnis usaha yang orisinil, Kedua, bisnis usaha harus partisipatif, dan Ketiga, bisnis usaha harus relevan atau viral. Bukan cukup ini saja, untuk membangun bisnis kita perlu jaringan diantaranya, mencari teman atau orang yang berminat berwirausaha dan optimis serta positif,” Pungkasnya. (Tim)

Facebook Comments Box