JATIM, (M-RADARNEWS),- Jajaran anggota Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Jatim bekerja sama dengan BNNP Jatim, berhasil bekuk kurir dan narkoba jenis sabu seberat 800 gram, Kamis (02/08).

Sesuai dengan Sprin Kasatbrimob Polda Jatim Kombes Pol, I Ketut Gede Wijatmika, SIK., anggota Satbrimobda Jatim yang di-BKO-kan di BNNP Jatim beserta organik Bidang Berantas BNNP Jatim dipimpin AKBP Wisnu Candra. “ Benar telah berhasil mengungkap kasus peredaran Narkoba sekitar 800 Gram,” ungkapnya.

Info berawal dari adanya pengiriman narkoba jenis sabu yang hendak di selundupkan ke wilayah Jawa Timur. Sedang Inisial KR sebagai pemesan yang merupakan seorang napi Narkoba di salah satu Lembaga Pemasyarakatan di Jawa Timur.

Modus operandi penyelundupan melalui jasa kurir via perjalanan darat dari Tanjung Pinang transit Jakarta dan berakhir di Surabaya.

Berdasarkan informasi tersebut, anggota Satbrimobda Jatim BKO BNNP beserta Organik bidang berantas BNNP Jatim melaksanakan pengamatan tersangka yang turun dari bus antar kota antar Provinsi di terminal Bungurasih Sidoarjo, selanjutnya tersangka melanjutkan perjalanan menggunakan taxi menuju Hotel Great Surabaya.

Kemudian tersangka melaksanakan cek in di hotel guna memecah paket narkoba menjadi 8 paket untuk memudahkan transaksi. Sekitar pukul 13.00 WIB tersangka bersama wanita simpanannya bertemu dengan seseorang di warung kopi sebelah hotel guna menyerahkan paketan narkoba tersebut, selanjutnya tim menangkap ke dua orang tersebut beserta kurir pemesan sesaat setelah bertransaksi di depan indomart Diponegoro.

Adapun tersangka inisial AI (34) alamat Karawang sebagai kurir Tanjung Pinang, dan IS (47) alamat Surabaya sebagai kurir Surabaya. Sementara barang bukti yang diamankan Narkotika sabu-sabu seberat 800 gram yang telah dikemas menjadi 8 bungkus, Handphone 6 unit, dompet berserta isi 3 buah, dan kendaraan R2 1unit.

Selama kegiatan berlangsung secara umum berjalan lancar dan aman, baik keamanan petugas maupun barang inventaris yang ada. Selanjutnya tersangka beserta barang bukti yang ada dibawa ke kantor BNNP Jatim guna dilaksanakan penyidikan. (Tim/Tnj)

Facebook Comments Box