Site icon www.m-radarnews.com

Setelah Lama Kosong, Bupati Badung Lantik 12 Jabatas Strategis, Minta Fokus Atasi Sampah hingga Kemacetan

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa melantik dan mengambil sumpah jabatan 12 pejabat Eselon II, pada Kamis (30/04/2026) di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung. Foto: istimewa.

M-RADARNEWS.COM, BALI – Setelah sejumlah posisi Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung cukup lama mengalami kekosongan, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa akhirnya melantik dan mengambil sumpah jabatan 12 pejabat Eselon II, pada Kamis (30/04/2026) di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung.

Pengisian jabatan ini sekaligus memperkuat struktur organisasi setelah sejumlah posisi strategis mengalami kekosongan. Selama masa kekosongan, sejumlah urusan teknis dan pelayanan publik hanya ditangani pejabat pelaksana tugas yang kewenangannya terbatas.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, Ketua Komisi I DPRD Badung yang diwakili Rai Wirata, Sekda Badung IB Surya Suamba, para pimpinan perangkat daerah, serta organisasi kewanitaan di Kabupaten Badung.

Bupati Badung, Adi Arnawa menekankan pentingnya para pejabat baru untuk segera melakukan langkah strategis sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing. Seluruh kebijakan, harus selaras dengan visi-misi Kabupaten Badung, yakni mewujudkan pariwisata Badung yang berkualitas berlandaskan nilai-nilai Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

“Untuk para pejabat yang baru dilantik, segera ambil langkah nyata. Bangun sinergi dan kolaborasi lintas perangkat daerah agar apa yang menjadi harapan masyarakat Badung benar-benar dapat diwujudkan,” tegas Bupati.

Bupati turut menyinggung sejumlah persoalan krusial, seperti pengelolaan sampah dan kemacetan. Ia mencontohkan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) diminta meningkatkan sosialisasi pengelolaan sampah, baik kepada masyarakat maupun sektor swasta, agar tercipta kesadaran kolektif dalam menangani persoalan sampah.

Ia juga mengingatkan agar mulai mengurangi volume sampah organik yang dikirim ke TPA Suwung sebelum batas waktu penutupan pada 31 Juli mendatang.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan diminta lebih sering turun ke lapangan untuk melakukan pemetaan kawasan rawan kemacetan. Bupati menekankan pentingnya koordinasi dengan kepolisian dalam rekayasa lalu lintas dan penegakan aturan terhadap pelanggaran parkir liar.

“Kami tegaskan, para pejabat harus banyak turun ke lapangan. Bangun koordinasi, sinergi, dan sistem kerja yang terintegrasi. Dengan langkah nyata, kita mampu menghadapi tantangan mulai dari kemacetan, sampah, hingga keamanan dan kenyamanan wilayah,” ujar Bupati.

Berikut daftar 12 Pejabat yang dilantik :

Dengan dilantiknya pejabat baru ini, Pemerintah Kabupaten Badung berharap kinerja birokrasi semakin responsif dan adaptif dalam menjawab tantangan pembangunan daerah. (rd/**)

Spread the love
Exit mobile version