M-RADARNEWS.COM, JATIM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda Banyuwangi. Adelia Dwi Cahya Anggraini, siswi SMP Negeri 1 Glagah, berhasil meraih Juara II dalam ajang The Sunrise of Java Silat Championship 1 yang berlangsung di GOR Tawangalun Banyuwangi, pada 30-31 Mei 2026.
Pada kejuaraan yang diikuti ratusan pesilat dari berbagai daerah tersebut, Adelia tampil impresif di nomor tanding Kelas G Putri Pra Remaja hingga berhasil mengamankan posisi runner-up.
Bagi Adelia, pencapaian tersebut menjadi hasil dari kerja keras dan latihan yang selama ini dijalaninya bersama Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Ia mengaku kejuaraan ini memberikan pengalaman berharga untuk meningkatkan mental bertanding sekaligus mengukur kemampuan diri.
“Ajang seperti ini sangat penting bagi atlet muda karena bisa menjadi sarana belajar, menambah pengalaman, dan menguji hasil latihan yang selama ini dijalani,” ungkapnya, pada Minggu (31/05/2026).
Menurut Adelia, keberlangsungan kompetisi pencak silat sangat dibutuhkan untuk mendukung proses pembinaan atlet usia dini. Karena itu, ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin dengan dukungan berbagai pihak.
Ia juga mengajak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk terus memberikan perhatian terhadap pengembangan olahraga prestasi, khususnya pencak silat yang selama ini menjadi salah satu cabang olahraga unggulan di Banyuwangi.
“Semoga pembinaan atlet muda semakin diperhatikan, baik oleh pemerintah, sekolah maupun organisasi olahraga, sehingga semakin banyak atlet Banyuwangi yang bisa berprestasi,” katanya.
Di tengah raihan medali perak yang diraihnya, Adelia turut menyampaikan apresiasi kepada atlet-atlet senior Banyuwangi, yang sebelumnya sukses mengharumkan nama daerah dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) pencak silat.
Ia mengucapkan selamat atas capaian satu medali emas dan dua medali perunggu yang berhasil diraih kontingen Banyuwangi. Prestasi tersebut, menurutnya, menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berlatih dan mengikuti jejak para senior.
Keberhasilan Adelia menjadi bukti bahwa Banyuwangi, memiliki regenerasi atlet pencak silat yang menjanjikan. Dengan pembinaan yang konsisten dan dukungan berbagai pihak, bukan tidak mungkin pesilat-pesilat muda daerah ini mampu menembus level nasional hingga internasional di masa mendatang. (*)

