JATIM, (M-RADARNEWS.COM),- Subdit IV Tipidter, Ditreskrimsus, Polda Jatim menggelar tindak pidana konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya di Kabupaten Jember dan Kabupaten Bondowoso, Rabu (27/3/2019).

Gelar kasus ini dihadiri oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, Dirreskrimsus Kombes Akhmad Yusep Gunawan, Kasubdit Tipiter AKBP Rofiq Ripto Himawan, Kabid Konservasi Sumber Daya Alam Gresk RM Wiwied Widodo dan anggota Subdit Tipiter.

Barang Bukti yang diamankan berupa Satwa dilindungi dalam keadaan hidup seperti 10 ekor Berang-berang nama ilmiah lutra-lutra, 5 ekor Kucing Kuwuk nama ilmiah prionailurus bengalensis, Jelarang nama ilmiah ratufa bicolor, 7 ekor Lutung budeng nama ilmiah trachypithecus auratus, 6 ekor Trenggiling nama ilmiah Manis Javanica, cukbo ekor merah nama ilmiah lomys horsfieldi dan ekor Elang Bido nama ilmiah Spilornis Cheela.

Sedangkan Satwa dilindungi dalam keadaan mati adalah 2 ekor lutung budeng nama ilmiah trachypithecus auratus. Barang bukti lainnya adalah, 5 Kandang kurungan kawat, 11 keranjang buah, 2 kardus coklat, 2 karung warna putih, tas ransel dan 4 buah Handphone.

Hal ini sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya pasal 40 ayat (2), pasal 21 ayat (2) huruf a, b dan c. Kasus itu melibatkan tersangka berinisial MR asal Jember, BPH asal Bondowoso dan DD asal Bondowoso.

Kronologis kejadian kasus yang diungkap Jumat tanggal 15 Maret 2019 sekitar pukul 09.00 Wib, anggota Unit I Subdit IV/Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim yang dikomandani oleh AKBP Rofiq Ripto Himawan mendapat laporan dari masyarakat, bahwa adanya perdagangan satwa melalui media offline dan online dengan menggunakan akun facebook Mild Bold Call, Baong Pet’s dan Vitty Sayankmamaselamanya (Rereuye) yang memperjualbelikan satwa dilindungi.

Atas laporan tersebut, anggota segera melakukan penyelidikan dengan teknik undercover dan ditemukan identitas asli dari ke 3 alamat akun tersebut yaitu: tersangka MR (Kabupaten. Jember), tersangka BPH (Kabupaten Bondowoso) dan tersangka DD (Kabupaten Bondowoso).

Sedang jalur perdagangan dan user (pembeli satwa ilegal) masih dalam pengembangan penyidikan penyidik Subdit IV. Pada Jumat (22/3/ 2019) sekitar pukul 11.00 WIB petugas melakukan penangkapan terhadap ketiga tersangka di wilayah Kabupaten Jember dan Kabupaten Bondowoso, dan melakukan penyitaan satwa–satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup maupun mati.

Modus Operandi tersangka MR memperniagakan satwa-satwa dilindungi melalui media online Facebook dengan nama akun Mild Bold Call, dengan cara satwa diposting. Dalam melakukan kegiatan jual beli satwa dilindungi tersebut tersangka MR dibantu oleh 2 (dua) orang tersangka lainnya yang bernama tersangka BPH dan tersangka DD yang berperan untuk mencarikan satwa-satwa dilindungi dan memelihara sekaligus menyimpan satwa dilindungi sebelum laku terjual. (Tim/Tnpj)

Facebook Comments Box