JATIM, (M-RADARNEWS.COM),-          Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jatim menyatakan, bahwa akan ada sejumlah jalan Tol yang akan dimulai proses pembangunannya tahun depan. Namun, dari jumlah tersebut ada dua jalan tol yang didahulukan pembangunannya.

“Adapun tol yang dibangun di 2020 yaitu Tol Kertosono – Kediri, Probolinggo – Lumajang, Gresik Bunder – Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) – Manyar, dan Tuban -Gresik. Untuk Kertosono – Kediri dan Probolinggo – Lumajang pembangunannya memang dinilai sangat dibutuhkan Jatim,” ujar Kepala Dinas PU Bina Marga Jatim, Gatot Sulistyo Hadi, Kamis (14/11/2019).

Menurutnya, tol Kertosono – Kediri dianggap penting karena dengan panjang diperkirakan mencapai 20,3 kilometer, akan menjadi penunjang Bandara Kediri. Sedangkan Probolinggo-Lumajang juga dianggap penting karena jalan arteri yang sekarang ada sudah melebihi kapasitas.

“Tol sepanjang 28 kilometer ini sudah ada prakarsa, hanya kami masih mencari BUJT (Badan Usaha Jalan Tol). Masih ada berbagai persyaratan yang harus dipenuhi. Tapi, InsyaAllah jadi,” ujarnya.

Lebih lanjut Gatot menjelaskan, kedua tol tersebut sudah selesai kajiannya. Ia berharap tahun 2020 ada investor yang berminat, sehingga bisa segera dilelangkan.

“Selain Probolinggo – Lumajang dan Kertosono – Kediri, ada satu ruang jalan tol yang realisasinya semakin dekat, yakni Gresik Bunder – Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) – Manyar. Tapi belum bisa diwujudkan dalam waktu dekat,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah pusat masih melakukan pembahasan intensif terkait jalan tol dengan panjang 9 kilometer tersebut. Ia berharap pembahasan Tol langsung masuk ke Tuban. Keinginan Pemprov Jatim menyambungkan Gresik – Tuban melalui jalan tol sepertinya bisa saja terwujud. Pasalnya, Kementerian PUPR saat ini disebut sedang mematangkan pembangunan tol trans Jawa sisi Utara mulai Demak-Tuban-Gresik sepanjang 236 kilometer.

“Tapi ada dua ruas jalan tol yang diprediksi berhenti prosesnya yaitu Sukorejo-Batu-Kediri dan Juanda-Gempol lama. Dua ruas jalan tol tersebut kesulitan mendapatkan investor,” pungkasnya. (Tim/Jnr/Kmf)

Facebook Comments Box