Site icon www.m-radarnews.com

Tertunda Enam Bulan, BLT Dana Desa Selodakon Jember Akhirnya Siap Disalurkan untuk 57 KPM

Setelah tertunda hampir enam bulan, BLT DD untuk warga Desa Selodakon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, akhirnya siap disalurkan. (Foto: dok/kmf)

M-RADARNEWS.COM, JATIM – Setelah tertunda hampir enam bulan, Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) untuk warga Desa Selodakon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, akhirnya siap disalurkan. Sebanyak 57 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima bantuan tersebut.

Penundaan ini terjadi karena kondisi kesehatan Kepala Desa Selodakon yang menurun sejak awal tahun dan wafat pada April 2025. Hal ini berdampak langsung pada tertundanya penyusunan dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2025, yang menjadi syarat utama pencairan dana.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember, Harry Agustriono menjelaskan, bahwa penyaluran BLT Dana Desa 2025 memerlukan sejumlah persyaratan administratif. Ini termasuk dokumen APBDes, surat keputusan Kepala Desa tentang penetapan KPM, serta laporan penggunaan Dana Desa tahun sebelumnya.

“Desa Selodakon mengalami kendala karena belum tersusunnya APBDes akibat sakitnya Kepala Desa sejak awal tahun, hingga beliau wafat pada April. Padahal, dokumen tersebut merupakan syarat utama untuk pencairan,” jelas Harry dikutib, pada Rabu (09/07/2025).

Setelah Kepala Desa wafat, Sekretaris Desa ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (PLH) dan mendapat pendampingan intensif dari DPMD untuk mempercepat penyelesaian dokumen. Hasilnya, APBDes berhasil disusun dan pengajuan pencairan dilakukan pada 22 Mei 2025. Pada hari yang sama, dana tahap pertama pun masuk ke rekening desa.

“Penyaluran untuk 57 KPM akan dilakukan sekaligus selama enam bulan. Ini menjadi bentuk komitmen Pemkab Jember untuk memastikan hak masyarakat tetap tersalurkan meski menghadapi kendala teknis di lapangan,” tambah Harry.

Pemkab Jember melalui DPMD menegaskan, pihaknya terus mendorong percepatan penyaluran Dana Desa, terutama dalam bentuk BLT, agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat yang membutuhkan. (by/**)

Spread the love
Exit mobile version