BALI, (M-RADARNEWS.COM),- Bila ada yang mengaku jadi korban perampokan jangan cepat – cepat percaya. I Made Darmawan (48) laki-laki setengah baya asal Denpasar, beralamat di Jalan Antasura No 170, Peguyangan, pekerjaan swasta (Security BRI Teras Pasar Sari Winangun) ternyata menilep uang perusahaan yang rencananya akan di masukan ke Bank BRI unit Dalung. Jumat (1/2/2019).

Pelaku mengaku dirampok di jalan Raya Muding Kelod, uang yg di bawa sebanyak Rp80.000.000 yang berada didalam tas di rampas oleh seseorang yang mengendarai Spm Nmax warna putih dan nopolnya tidak diketahui dengan menodongkan pistol,” terang pelaku dihadapan Nyoman Ngurah (60), karyawan BUMN (BRI), kemudian setelah ada kecurigaan Ngurah langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Kuta Utara.

Berdasar laporan itu, atas perintah Kapolsek, kanit Reskrim Iptu Adroyuan Elim, SIK dan Panit 1 Ipda I Made Galih Artawiguna mengamankan pelaku. “Setelah dilakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi, dalam penyelidikan, ternyata ada sejumlah kejanggalan,” ungkap Kapolsek Kuta Utara AKP I Dewa Putu Gede Danujaya, SH, SIK.

“Setelah didalami, itu hanya rekayasa pelaku untuk menggelapkan uang perusahaan,” sambungnya.

Pelapor sendiri yang mengaku jadi korban perampokan dan mengakui, bahwa uang yang di bawa Rp 80 juta disembunyikan Rp70.000.000 di semak daerah muding kaja dan sisanya Rp.10.000.000 dipergunakan untuk membayar hutang.

“Saya kebulet utang,” papar tersangka di sela menjalani pemeriksaan di Polsek Kuta Utara..

Dari kejadian tersebut tersangka tidur gratis di rumah tahanan Polsek Kuta Utara dan barang bukti yang di sita Polisi berupa Uang tunai sebesar Rp. 76.633.000, Tas ukuran tanggung berwarna biru yg ber lebel BRI dan Spm Suzuki Sogun warna biru nopol DK 7739 BR. (Tim/Hum)

Facebook Comments Box