M-RADARNEWS.COM, BALI – Tim Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Terpadu LPG 3 Kg Provinsi Bali, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pangkalan di Kota Denpasar, pada Selasa (19/08/2025). Sidak ini digelar untuk menanggapi keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan gas bersubsidi.
Sidak kali ini dipimpin oleh Pengawas Perdagangan Ahli Madya, Ni Luh Putu Suratini bersama tim perangkat daerah terkait, menindaklanjuti laporan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan LPG 3 kg serta memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan di tingkat pangkalan.
Seusai melakukan koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, tim satgas turun ke beberapa pangkalan yang berlokasi di Renon, Sanur, Sesetan, dan Padangsambian.
Dari hasil sidak ke tujuh pangkalan yang diperiksa, enam diantaranya telah memenuhi ketentuan dan menjalankan usaha sesuai aturan.
Namun, tim menemukan satu pangkalan yang menjual LPG 3 kg di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Selain itu, papan nama pangkalan tersebut tidak dipasang di lokasi yang mudah dilihat masyarakat.
Terkait temuan ini, pangkalan beralasan harga jual yang tinggi terjadi karena mereka juga menerima pasokan dari agen dengan harga di atas HET.
Berbeda dengan temuan di satu pangkalan, enam pangkalan lainnya dinyatakan memenuhi ketentuan. Bahkan, stok gas 3 kg masih tersedia di beberapa pangkalan, menunjukkan distribusi dari agen berjalan normal dan sesuai alokasi.
Sebagai tindak lanjut, tim satgas langsung memberikan pembinaan kepada pangkalan yang melanggar. Agen penyalur juga dipanggil untuk memastikan distribusi berjalan sesuai aturan.
Sales Branch Manager IV Pertamina Patra Niaga Bali, Zico Aldillah menegaskan, bahwa Pertamina akan menindak tegas jika pihaknya menemukan pelanggaran. “Jika masih ditemukan pelanggaran berat, maka pangkalan akan dikenakan sanksi berupa rekomendasi pencabutan hak usaha (PHU),” ujarnya.
Secara terpisah, Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Disperindag Provinsi Bali, Ida Ayu Putriani menambahkan, bahwa sidak ini juga bertujuan untuk memastikan distribusi gas 3 kg tetap tepat sasaran. Ia mengimbau masyarakat untuk membeli gas di pangkalan resmi terdekat. (yd/**)

