M-RADARNEWS.COM, BALI – Wakil Gubernur (Wagub) Bali, I Nyoman Giri Prasta, didampingi Ny. Seniasih Giri Prasta, meninjau lokasi banjir bandang di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Rabu (11/03/2026). Kunjungan dilakukan untuk memastikan kondisi terkini pascabencana sekaligus memberikan dukungan kepada warga yang terdampak.
Dalam peninjauan tersebut, Wagub Giri Prasta turut didampingi Wakil Bupati (Wabup) Buleleng, Gede Supriatna. Ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana air bah yang merusak sejumlah fasilitas umum, termasuk SD Negeri 5 Banjar yang mengalami kerusakan cukup serius.
Selain melihat langsung kondisi sekolah, Wagub juga bertemu dan memberikan dukungan kepada para siswa yang kehilangan perlengkapan belajar. Secara pribadi, Giri Prasta menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp800 ribu kepada siswa terdampak di SD Negeri 5 Banjar.
“Kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah ini. Harapan kami, korban yang masih dalam proses pencarian dapat segera ditemukan dan langkah pemulihan dapat berjalan lancar melalui koordinasi pemerintah provinsi, kabupaten, dan seluruh pihak terkait,” ujarnya.
Untuk mencegah kejadian serupa, Giri Prasta menyebut, bahwa pemerintah tengah menyiapkan penataan Daerah Aliran Sungai (DAS) serta solusi relokasi bagi empat kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan paling parah, bahkan ada yang hancur total.
“Relokasi menjadi salah satu opsi agar warga dapat tinggal dengan lebih aman dan nyaman. Ini sedang dibahas bersama Pemerintah Kabupaten Buleleng dan Balai Wilayah Sungai Bali-Penida,” jelasnya.
Usai meninjau lokasi bencana, Wagub Giri Prasta melayat ke rumah duka tiga korban yang merupakan satu keluarga yakni Komang Suci (44) serta dua anaknya, Putu Wini (17) dan Kadek Wahyu (12). Putu Wini hingga kini masih belum ditemukan.
Kepada keluarga korban, Wagub Giri Prasta menyerahkan dana punia sebesar Rp50 juta sebagai bentuk belasungkawa dan dukungan moral.
Ia berharap, proses pencarian satu korban yang masih hilang dapat segera membuahkan hasil. Tim gabungan dari Basarnas dan BPBD masih terus melakukan pencarian di beberapa titik yang berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban. (rd/**)
