JATENG, (M-RADARNEWS.COM), –             Dalam rangka mewujudkan program Kunjungan Miskin (Kumis) serta menuju Kecamatan Polanharjo menjadi Kecamatan Pariwisata seperti yang direncanakan Bupati Klaten Hj Sri Mulyani, Camat Polanharjo melakukan rangkaian kegiatan berkunjung ke desa Glagahwangi dan rumah warga miskin terutama penyandang disabilitas, Minggu (25/10/2020).

Kunjungan Camat Polanharjo, Kunjungan Joko Handoyo dimulai dari hari Sabtu atau malam Minggu, dengan agenda bertemu langsung dengan warga desa di Glagahwangi terutama di RT / RW: 13/06 Babrik, Glagahwangi, Polanharjo. Acara dipusatkan di Balai RT 13 dihadiri Ketua RT, RW, Panwascam, LSM dan tokoh masyarakat.

Dalam acara tersebut, Camat Polanharjo melakukan dialog dengan warga terkait dengan, aspirasi masyarakat serta pembangunan desa. Banyak warga yang menyampaikan keluh-kesah dan informasi yang semuanya demi kemajuan desa. Acara dialog berjalan hingga jam O1.00 dini hari berjalan santai penuh kekeluargaan.

“Kami sengaja terjun langsung ke masyarakat, bertemu dan berdialog dengan warga, semata-mata untuk mendengar kondisi yang sebenarnya, kami tidak hanya menerima laporan Asal Bapak Senang, jadi ini murni silaturohim ke warga dan tidak ada unsur politik, apalagi di sini ada LSM juga ada Panwascam,” jelasnya.

Setelah acara dialog selesai, Camat dan Tim Damkir dari Karanganom serta masyarakat, melakukan Operasi Pemusnahan Sarang Tawon (OTT) dirumah seorang warga Babrik.

Pemusnahan sarang tawon Vespa yang berbahaya dan mematikan ini berjalan lancar, sarang tawon bisa diambil dan langsung di musnahkan seketika.

“Baru kali ini saya menyaksikan Camat yang dekat dengan rakyat, dan mau membaur menyatu dengan warga, bahkan sampai malam menjelang pagi masih ikut menemani pemusnahan sarang tawon Vespa. Dimana keberadaan tawon itu membuat takut warga terutama anak-anak kecil,” ucap Eko warga setempat.

Selesai pemusnahan sarang tawon sekitar jam 02.00 pagi, Camat Polanharjo direncanakan akan menginap dirumah warga, karena Polanharjo ada yang positif Covid -19 akhirnya batal dan istirahat dirumah Dinas Camat. Pagi hari kembali ke dukuh Babrik untuk mengikuti Sholat Shubuh berjamah dilanjutkan sarapan bersama dengan jamaah di Masjid Istiqomah.

Dilanjutkan kunjungan kerumah kaum disabilitas, yaitu rumah Sarwono yang menyandang cacat kaki, rumah suami istri Heri penyandang buta mata, rumah Heruyanto untuk silaturohim dan memberikan bantuan sembako.

“Kami sangat senang dan bangga, Pak Camat mau berkunjung kerumah dan menengok kami dan peduli memberikan bantuan sembako. Semoga Pak Camat mendapat balasan yang banyak dari Alloh Yang Maha Agung, ”kata Tugimin orang tua dari Heri. (Dan)

Facebook Comments Box