Site icon www.m-radarnews.com

Setelah 11 Tahun Penantian, Benjamin Prades Raih Gelar Juara di Etape 4 TdBI 2025

Etape 4 : Pembalap asal Spanyol, Prades Reverte Benjamin dari VC Fukuoka berhasil keluar sebagai juara etape keempat dengan catatan total waktu 13 jam 47 menit 40 detik. (Foto: dok/yd)

M-RADARNEWS.COM, JATIM – Setelah 11 tahun penantian dan enam kali partisipasi, pembalap asal Spanyol, Prades Reverte Benjamin, akhirnya berhasil menjadi juara umum Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) 2025. Kemenangan bersejarah bagi pembalap DC Fukuoka Jepang ini, mengakhiri perjuangan panjangnya di ajang balap sepeda yang menjadi agenda resmi Union Cycliste Internationale (UCI) tersebut.

Benjamin, yang kini berusia 41 tahun, mencatatkan waktu terbaik di etape terakhir. Ia berhasil menjadi yang tercepat di Etape Empat dengan waktu 4 jam 9 menit 42 detik. Ia mengungguli Adne Van Engelen dari Terengganu Cycling Team Malaysia, dan Nicolo Pettiti dari Swat Club Italia.

Baca juga: Hujan Deras dan Tanjakan Menantang Picu Persaingan Sengit: Carter Bettles Juara Etape 3 TdBI 2025

Etape penentu ini dimulai dari RTH Maron Genteng, dan berakhir di puncak Gunung Ijen. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, turut hadir menyaksikan langsung etape yang dikenal menantang ini.

Benjamin pertama kali mengikuti TdBI mulai 2014. Ini merupakan keenam kalinya dia mengikuti kompetisi yang memasuki tahun ke-10 tersebut.

“Ini enam kalinya saya ikut. Saya pernah meraih finish di posisi dua dan tiga, tapi belum pernah juara sebelumnya. Saya bahagia karena balapan ini luar biasa. Ini salah satu balapan favorit saya,” kata Benjamin.

Juara Etape 4 TdBI 2025: 1. 61 Prades Reverte Benjamin VC Fukuoka; 2. 13 Van Engelen Adne Terengganu Cycling Team; 3. 181 Pettiti Nicolo Swatt Club.

Bahkan karena berhasil meraih juara TdBI, Benjamin berpikir ulang untuk pensiun. “Setelah melihat hasil ini, saya jadi bertanya mengapa harus berhenti, kalau saya masih bisa tampil bagus. Sekarang saya punya satu alasan lagi untuk lanjut setidaknya satu tahun lagi,” tuturnya.

Benjamin mengaku tak menyangka bisa menjadi juara, karena tipikalnya bukan pembalap climber sejati. “Saya pikir tidak akan pernah menang di sini. Karena lintasannya cocok untuk climber sejati. Sementara saya bukan. Saya hanya lakukan terbaik untuk menang,” tambahnya.

Baca juga: Pertarungan Sengit, Carolo Juarai Etape 2 TdBI 2025, Meijers Pertahankan Yellow Jersey

Benjamin mengatakan, Tour de Banyuwangi Ijen tahun ini lebih menantang. “Tahun ini litasannya lebih bervariasi dan menantang. Ditambah hujan, membuat balapan menjadi lebih sulit,” ujarnya.

Peraih Jersey di TdBI tahun ini diraih oleh pembalap yang berbeda-beda. Meski Benjamin keluar sebagai juara, namun Pembalap Italia, Pettiti yang finish di posisi tiga berhasil mempertahankan Polkadot Jersey (Raja Tanjakan) yang didapatnya dalam dua etape terakhir.

“Tanjakannya sangat berat dan panjang. Bahkan ada lintasan sepanjang satu kilometer dengan kemiringan lebih dari 20 persen. Saya tidak tahu apakah ada tanjakan lain seperti di sini,” kata Pettiti.

“Saya sangat berharap bisa ikut lagi. Saya sangat menikmati balapan di sini. Saya suka tempat ini, saya suka orang-orangnya. Ini pengalaman terbaik hidup saya. Saya tidak akan melupakan momen ini,” tambahnya.

Baca juga: Persaingan Sengit, Pembalap Asal Belanda Sabet Juara Etape Pertama TdBI 2025

Sementara Blue Fire Jersey (Green Jersey/Best Sprinter Classification) tetap diraih pembalap Belanda, Jeroen Meijers dari Victoria Sports Pro Cycling Filipina.

Pembalap Indonesia, Syelhan Nurahmat Muhammad, dari ASC Monster Indonesia, berhasil mempertahankan Best Indonesian Rider (Banyuwangi Reborn Jersey).

Sekedar informasi, Tour de Banyuwangi Ijen pertama kali digelar pada 2012, sempat terhenti karena pandemi, dan kembali diadakan pada 2024. Ajang ini terus menjadi magnet bagi para pembalap internasional, menawarkan tantangan unik di lintasan yang menawan.

Berikut hasil Etape Empat TdBI 2025 :

Individual General Classification by Time (Ijen Sulfur Jersey);

  1. 61 Prades Reverte Benjamin VC Fukuoka; 13:47:40
  2. 13 Van Engelen Adne Terengganu Cycling Team; 13:48:30
  3. 181 Pettiti Nicolo Swatt Club; 13:49:02

Stage Individual Classification;

  1. 61 Prades Reverte Benjamin VC Fukuoka
  2. 13 Van Engelen Adne Terengganu Cycling Team
  3. 181 Pettiti Nicolo Swatt Club

Stage Best Indonesian Rider;

  1. 55 Syelhan Nurahmat Muhammad ASC Monster Indonesia

Best Indonesian Rider (Banyuwangi Reborn Jersey);

  1. 55 Syelhan Nurahmat Muhammad ASC Monster Indonesia
  2. 191 Raihan Maulidan Muhammad Pontianak Wijaya Racing
  3. 125 Ramadhan Ilham Dzukri Nusantara

Best Sprinters Classification (Blue Fire Jersey);

  1. 72 Meijers Jeroen Victoria Sports Pro Cycling
  2. 61 Prades Reverte Benjamin VC Fukuoka
  3. 4 Bettles Carter Roojai Insurance

Best Climbers Classification-KOM (Polkadot Jersey);

  1. Nicolo Pettiti
  2. Prades Reverte Benjamin
  3. Van Engelen Adne

Team General Classification by Time;

  1. Swatt Club
  2. Thailand National Team
  3. Roojai Insurance

Best Indonesian Team;

  1. ASC Monster Indonesia
  2. Nusantara – BYC
  3. Pontianak Wijaya. (by/*)
Spread the love
Exit mobile version