Hadapi Musim Hujan, KAI Daop 9 Tingkatkan Infrastruktur Drainase di Dua Titik Jalur KA
M-Radar News, Jember – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, memperkuat mitigasi menghadapi musim hujan dengan meningkatkan infrastruktur drainase di dua titik jalur kereta api (KA).
Langkah ini dilakukan guna untuk mengantisipasi terjadinya potensi banjir, dan gangguan perjalanan kereta api akibat meningkatnya debit air saat hujan.
Peningkatan infrastruktur tersebut dilakukan pada bangunan hikmat (BH) 367 di petak jalan Grati-Bayeman, dan BH 388 di petak jalan Bayeman-Probolinggda
Pekerjaan meliputi pembangunan box culvert untuk memperlancar aliran air, sekaligus mengurangi risiko penyumbatan yang dapat mengganggu keamanan dan keselamatan perjalanan KA.
Selama pekerjaan berlangsung, KAI menerapkan Semboyan 2A berupa pembatasan kecepatan kereta api maksimal 40 kilometer per jam di lokasi yang dilindungi.
Langkah tersebut menjadi bagian dari prosedur pengamanan operasional untuk melindungi pekerjaan konstruksi, sekaligus menjaga keselamatan perjalanan KA.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro mengatakan, peningkatan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari upaya preventif perusahaan dalam menghadapi musim hujan, khususnya pada titik-titik yang berpotensi mengalami gangguan akibat perubahan kondisi sungai dan tingginya debit air.
“Keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama kami. Karena itu, potensi gangguan harus diantisipasi sejak dini, termasuk risiko banjir yang dapat dipicu oleh pendangkalan sungai, perubahan dasar sungai, maupun tersumbatnya aliran air,” ujar Cahyo dalam keterangan tertulis, Jumat (16/10/2026).
Pekerjaan pertama dilakukan di BH 367 KM 88+640/840, petak jalan Grati-Bayeman. Di lokasi tersebut, KAI membangun box culvert berukuran 1×1 meter untuk menggantikan sistem aliran air yang sebelumnya menggunakan pipa baja berdiameter 0,5 meter.
Peningkatan konstruksi ini dilakukan, karena kondisi sungai yang mengalami pendangkalan dan perubahan dasar berpotensi menghambat aliran air, terutama ketika debit meningkat saat hujan.
KAI menargetkan pekerjaan di lokasi tersebut selesai pada 10 November 2026. Semboyan 2A akan dicabut setelah pekerjaan selesai dan seluruh persyaratan teknis serta keselamatan terpenuhi.
Sementara itu, pekerjaan kedua dilaksanakan di BH 388 KM 94+535/735, petak jalan Bayeman-Probolinggo. Pada titik ini, KAI membangun box culvert berukuran 2,5×1,5 meter untuk menggantikan konstruksi jembatan beton dengan bentang 3 meter.
Menurut KAI, bukaan aliran air yang relatif rendah berpotensi menyebabkan material tersangkut sehingga menghambat aliran. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penyumbatan dan banjir ketika debit air meningkat.
Pekerjaan di lokasi ini ditargetkan rampung pada 15 November 2026, dengan pencabutan Semboyan 2A menunggu hasil pemeriksaan serta pemenuhan ketentuan teknis yang berlaku.
Cahyo menjelaskan, pembatasan kecepatan selama pekerjaan berlangsung merupakan bagian dari pengendalian risiko operasional. Pencabutan pembatasan tersebut tidak dilakukan secara otomatis setelah konstruksi selesai, melainkan harus melalui pemeriksaan dan memastikan seluruh persyaratan keselamatan terpenuhi.
“Pemasangan Semboyan 2A bukan sekadar pembatasan kecepatan, melainkan bagian dari prosedur pengamanan ketika terdapat pekerjaan yang perlu dilindungi di sekitar jalur kereta api,” kata Cahyo.
Secara keseluruhan, wilayah kerja KAI Daop 9 Jember, memiliki 361 bangunan hikmat, terdiri atas 355 jembatan, dua flyover, dua underpass, dan dua terowongan.
Seluruh infrastruktur tersebut memerlukan pemantauan, pemeliharaan, serta peningkatan secara berkelanjutan untuk menjaga keandalan jalur kereta api.
KAI Daop 9 Jember menyatakan, akan terus memperkuat mitigasi melalui pemeriksaan kondisi jalur, pemeliharaan prasarana, dan penanganan titik-titik yang berpotensi mengalami gangguan akibat cuaca ekstrem.
Upaya tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko gangguan operasional selama musim hujan, sekaligus menjaga perjalanan kereta api tetap aman, andal, dan nyaman bagi pelanggan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.















