Proyek Rumah Pompa Banjarpoh 1 Capai Surplus Progres 13 Persen, Ditarget Rampung Akhir November

Pembangunan Rumah Pompa Banjarpoh 1 menunjukkan progres positif, Selasa (13/10/2026). Foto: dok/ist

M-Radar News, Sidoarjo – Pembangunan Rumah Pompa Banjarpoh 1 menunjukkan progres positif. Hingga Selasa (13/10/2026), realisasi pekerjaan telah mencapai 60 persen, melampaui target rencana sebesar 47 persen. Dengan demikian, proyek tersebut mencatat deviasi positif atau surplus progres sebesar 13 persen.

Capaian tersebut disampaikan Sujono, penanggung jawab teknis sekaligus pelaksana dari CV Jati Jaya Sidoarjo. Menurutnya, progres pekerjaan bahkan sempat mencapai surplus 21 persen pada pekan sebelumnya, sebelum mengalami penurunan akibat kendala teknis di lapangan.

Baca juga:

Kendala tersebut berupa kabel udara jaringan telekomunikasi milik Telkom yang melintang di area proyek. Pihak pelaksana sempat menunggu pemindahan kabel tersebut.

Namun, karena pemindahan belum terealisasi, pemasangan Double U-Ditch Box (DUB) terpaksa dilakukan tanpa bantuan alat berat berupa crane dan menggunakan forklift.

“Meski sempat terkendala, pekerjaan paling vital pada konstruksi rumah pompa ini tetap berjalan. Hari ini fokus pekerjaan berada pada pemasangan Double U-Ditch Box yang menjadi bagian penting dalam struktur Rumah Pompa Banjarpoh 1,” ujar Sujono saat ditemui di lokasi proyek, Selasa (13/10/2026).

Setelah pemasangan DUB selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pembangunan struktur rumah pompa di atas konstruksi tersebut. Sujono menyebutkan, pekerjaan itu dijadwalkan mulai pada Jumat mendatang.

Selain pembangunan struktur utama, pekerjaan yang masih harus diselesaikan meliputi pemasangan instalasi perpipaan, pipa hisap, dan pipa buang.

Sementara itu, bagian sayap depan yang memiliki bentuk dan lebar tidak simetris akan dikerjakan melalui pengecoran konvensional secara manual dengan tetap menggunakan material beton siap pakai (ready-mix).

Pihak pelaksana menargetkan seluruh pekerjaan dapat mencapai progres 100 persen, termasuk pelaksanaan uji coba operasional (trial), pada akhir November 2026.

Baca juga:

Serah terima pertama pekerjaan atau Provisional Hand Over (PHO) juga diupayakan berlangsung pada akhir November, lebih cepat dari batas waktu kontrak.

“Kontrak pengerjaan proyek ini dimulai pada 4 Agustus 2026, dan berakhir pada 17 Desember 2026, dengan durasi pelaksanaan 140 hari kerja. Dengan progres yang telah melampaui rencana, kami optimistis pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dari jadwal kontrak,” tambah Sujono.

Ia menjelaskan, pembangunan Rumah Pompa Banjarpoh 1 diharapkan dapat meningkatkan kapasitas penanganan aliran air di kawasan tersebut. Setelah proyek selesai, kapasitas pompa ditargetkan meningkat dua kali lipat, dari sebelumnya 250 liter per detik menjadi 500 liter per detik.

Penambahan kapasitas sebesar 250 liter per detik itu diharapkan dapat mendukung pengendalian genangan, dan meningkatkan pelayanan sistem drainase bagi masyarakat di kawasan Banjarpoh.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Baca juga:
Zanuar
Reporter
Tutup